SUKABUMIUPDATE.com - Penemuan mayat pria di bawah kolong jembatan ciambar tol bocimi seksi II, memunculkan dugaan tindak kekerasan. Mayat tersebut ditemukan dengan tubuh terbungkus karung dan plastik hitam, terikat di bawah tol bocimi KM 69 arah Bogor, jauh dari pemukiman Kampung Langkob, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026) pagi.
Warga setempat yang mendatangi lokasi menegaskan jika titik penemuan mayat tersebut jauh dari pemukiman. Warga setempat, Murdani Deni mengatakan mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga pencari rumput (saksi).
Menurut dia, tidak ditemukan barang dan benda lain di lokasi tersebut, ataupun jejak lain kecuali mayat yang sudah dalam kondisi membusuk. "Diduga dibuang di situ," katanya kepada sukabumiupdate.com.
Titik mayat berada tepat di bawah tol bocimi jembatan ciambar jalur ke arah Bogor. Hingga muncul dugaan mayat tersebut dibuang dari jalan tol oleh pelaku.
Baca Juga: Hector Souto Panggil 20 Pemain Timnas Futsal Indonesia untuk Copa das Nacoes 2026
Ia juga menyebut tidak ada yang melihat aktivitas orang yang mencurigakan di sekitar kawasan itu sebelum penemuan mayat. “Lokasinya jauh dari pemukiman, mayat tidak dikenali oleh warga setempat karena sudah rusak,” pungkas Murdani Deni.
Polisi Ungkap Ciri Mayat
Dugaan tindak kekerasan ini makin menguat, karena saat ditemukan mayat dalam kondisi terbungkus karung, kemudian plastik hitam dan sebagian tubuhnya terikat. Hasil visum RSUD Sekarwangi, Kapolsek Nagrak, Iptu Subit Sudrajat mengungkap ciri mayat, berjenis kelamin laki-laki pakaian hitam celana panjang training list kuning dan terbungkus karung dan plastik hitam.
Lewat keterangan tertulis, Iptu Subit Sudrajat menjelaskan berdasarkan keterangan saksi sesosok mayat tersebut terbungkus karung waring dilapisi plastik hitam dari ujung kepala sampai ke pinggang dan kemudian bagian kaki terbungkus plastik dari lutut sampai ke telapak kaki.
Usai melakukan olah TKP, polsek Nagrak bersama tim inafis Polres Sukabumi membawa jenazah tersebut ke RSUD Sekarwangi untuk pemeriksaan visum luar. “Mayat tersebut diduga sudah lama dikarenakan rusak hingga keluar belatung,” bebernya.
Baca Juga: Drone Thermal Deteksi Titik Panas di TPA Cikundul Sukabumi, Bara Kebakaran Masih Mengintai
Ditanya soal dugaan mayat korban tindak kekerasan dan dibuang dari tol bocimi, Kapolsek Nagrak Iptu Subit Sudrajat menegaskan masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
“Belum bisa dipastikan,” pungkasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, Dokpol Polres Sukabumi kemudian membawa mayat tersebut ke RS Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut. “













