Aksi Bersih-bersih di Sungai Cipamatutan, Warga Minta Pemkab Sukabumi Lakukan Normalisasi

Sukabumiupdate.com
Minggu 26 Jul 2026, 22:03 WIB
Aksi Bersih-bersih di Sungai Cipamatutan, Warga Minta Pemkab Sukabumi Lakukan Normalisasi

Warga bersama Komunitas Peduli Sungai Cipamatutan gotong royong bersihkan sampah dan mengangkat batu penyebab pendangkalan di sejumlah titik, Minggu (26/7/2026) Foto : Ibnu Sanubari

SUKABUMIUPDATE.com – Warga bersama Komunitas Peduli Sungai Cipamatutan di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, turun tangan melakukan aksi gotong royong. Mereka membersihkan sampah sekaligus mengangkat batu-batu yang menghambat aliran air sebagai upaya mengurangi risiko banjir, Minggu (26/7/2026).

Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan warga Kampung Lebakwangi, Desa Palasarihilir, serta Kampung Cikopeng, Desa Sundawenang. Sejak pagi, puluhan warga menyusuri aliran Sungai Cipamatutan untuk mengangkat sampah yang tersangkut di semak dan batang-batang pohon di sepanjang bantaran sungai.

Tak hanya fokus membersihkan sampah, warga juga bergotong royong memindahkan batu-batu dari dasar sungai di sejumlah titik yang mengalami pendangkalan. Dengan menggunakan peralatan sederhana, batu-batu tersebut diangkat ke tepi sungai agar aliran air menjadi lebih lancar, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Kegiatan berlangsung hingga menjelang waktu Zuhur. Setelah menyelesaikan aksi bersih-bersih, seluruh peserta menikmati makan bersama di sekitar Sungai Cipamatutan sebagai bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi atas semangat gotong royong yang telah ditunjukkan.

Baca Juga: Rekonstruksi Kasepuhan Ciptamulya Pascakebakaran Bisa Gunakan BTT Pemkab Sukabumi

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cipamatutan, Kang Arul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi sungai yang mulai mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama agar ancaman banjir dapat diminimalkan.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut serta. Semangat gotong royong menjaga Sungai Cipamatutan semoga menjadi contoh positif dalam mewujudkan sungai yang bersih dan jauh dari bencana banjir. Kemudian kami bersama warga juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan pengerukan Sungai Cipamatutan. Kami tetap mendorong agar cepat terealisasi," ujar Arul.

Ia menilai, upaya swadaya masyarakat perlu mendapat dukungan pemerintah melalui program normalisasi sungai. Pasalnya, pendangkalan yang terjadi di beberapa titik dinilai tidak dapat diatasi hanya dengan kerja bakti, melainkan membutuhkan alat berat agar sedimentasi dapat diangkat secara maksimal.

Senada dengan itu, salah seorang warga, Agis, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara sukarela mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih-bersih tidak hanya membuat kondisi sungai menjadi lebih baik, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Baca Juga: PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya

"Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bagus, bersih-bersih terus mengangkat dan memindahkan batu. Mudah-mudahan kami dari warga sadar tidak membuang sampah ke sungai. Kemudian kami juga berharap ada pengerukan Sungai Cipamatutan yang dangkal supaya sungai tidak banjir ketika musim hujan," katanya.

Berita Terkait
Berita Terkini