Gadis Asal Surade Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan dan Perampasan di Kebun Karet Tegalbuleud

Sukabumiupdate.com
Kamis 30 Jul 2026, 11:38 WIB
Gadis Asal Surade Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan dan Perampasan di Kebun Karet Tegalbuleud

Ilustrasi. Seorang gadis asal Surade Sukabumi diduga jadi korban percobaan pemerkosaan dan perampasan usai dijemput pria yang dikenalnya. (Sumber Foto: Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com – Seorang gadis berusia 19 tahun asal Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan dan perampasan di kawasan perkebunan karet PTPN Cikaso, tepatnya di ruas Jalan Nasional Surade–Tegalbuleud, wilayah Kiara Ayunan, Kampung Cibugel, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban berinisial SD (19) diketahui bekerja di sebuah apotek di wilayah Surade setelah lulus SMA sekitar dua tahun lalu.

Kepala Desa Sirnasari, Miftahudin, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban dijemput oleh seorang pria yang diduga dikenalnya dari lingkungan tempat kerja.

"Korban memang warga Desa Sirnasari. Usianya sekitar 19 tahun. Ayahnya sedang merantau bekerja di luar Pulau Jawa, sehingga di rumah hanya bersama ibunya dan sering juga tinggal di rumah neneknya di Desa Ciparay," ujar Miftahudin kepada sukabumiupdate.com, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: Pascakebakaran Ciptamulya, Pemprov Jabar Dorong Pembenahan Jaringan Listrik di Kampung Adat

Menurut Miftahudin, kronologi lengkap kejadian masih belum diketahui secara pasti karena masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterimanya, korban dijemput dari tempat kerjanya sebelum dibawa ke arah Tegalbuleud.

"Informasi sementara yang kami terima, korban dijemput oleh terduga pelaku di tempat kerjanya, kemudian dibawa ke arah Tegalbuleud. Setibanya di kawasan kebun karet, korban diduga hendak menjadi korban kekerasan seksual. Beruntung korban melakukan perlawanan, dan ada pengendara mobil yang melintas sehingga aksi tersebut tidak sampai terjadi," katanya.

Setelah kejadian tersebut, terduga pelaku juga diduga membawa kabur telepon genggam milik korban serta sejumlah uang yang baru diterimanya sebagai gaji, sebelum meninggalkan lokasi.

"Korban akhirnya mendapat pertolongan dari pengendara mobil yang melintas di lokasi," tambah Miftahudin.

Baca Juga: Kasus Keracunan Susu MBG di SDN Bojongkoneng, Dinkes Soroti Keterlambatan Laporan & Quality Control SPPG

Sementara itu, Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, yang juga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Korban merupakan anak dari adik istri saya. Kejadian pada Rabu malam itu memang benar. Sebagai pihak keluarga, kami akan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Tegalbuleud agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus dugaan percobaan pemerkosaan dan perampasan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Identitas terduga pelaku belum diumumkan secara resmi.

Sukabumiupdate.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polsek Tegalbuleud terkait laporan, kronologi, serta perkembangan penanganan kasus tersebut.

Berita Terkait
Berita Terkini