SUKABUMIUPDATE.com – Aksi tawuran pelajar berhasil digagalkan petugas bersama warga di kawasan Taman Bunga atau Taman Kota Tenjoresmi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/7/2026) malam. Enam pelajar diamankan sebelum bentrokan terjadi, berikut satu bilah senjata tajam jenis golok.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mewakili Camat Palabuhanratu Sutopo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.10 WIB.
"Petugas mengamankan enam orang pelajar SMP yang diduga akan melakukan tawuran di sekitar Taman Bunga atau Taman Kota Tenjoresmi," ujar Mahbubillah.
Selain mengamankan para pelajar, kata Mahbubillah, petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda PCX serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Mahbubillah menjelaskan, para pelajar yang diamankan berasal dari wilayah berbeda. Sebagian merupakan pelajar asal Kecamatan Palabuhanratu, sementara lainnya berasal dari Kecamatan Surade. Mereka mengaku telah membuat janji untuk bertemu dan melakukan tawuran di lokasi tersebut.
Baca Juga: Cerita Meti di Kota Sukabumi: Korban KDRT, Bertahan Hidup di Musala-MCK Bersama 2 Anaknya
Beruntung, aksi tersebut berhasil dicegah sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan.
"Karena tidak ada korban dalam peristiwa itu, keenam pelajar kemudian dijemput oleh orang tua masing-masing setelah dilakukan pendataan dan pembinaan oleh petugas," ungkapnya.
Mahbubillah mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat malam hari, guna mencegah mereka terlibat dalam tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara orang tua, sekolah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mencegah maraknya aksi tawuran pelajar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Mari bersama-sama membimbing dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang positif agar terhindar dari tawuran maupun tindakan yang melanggar hukum," katanya.

















