Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Sukses Gelar Berbagai Program Pemberdayaan di Dusun Sayang

Sukabumiupdate.com
Kamis 21 Mei 2026, 21:03 WIB
Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Sukses Gelar Berbagai Program Pemberdayaan di Dusun Sayang

Mahasiswa Universitas Nusa Putra saat melaksanakan KKN-PPM di Dusun Sayang, Sukaraja, Sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Mahasiswa Universitas Nusa Putra yang tergabung dalam Kelompok 5 sukses melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Dusun 1 Sayang, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Program pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama Februari hingga Maret 2025.

Kegiatan KKN-PPM itu menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan desa. Berdasarkan catatan harian mahasiswa, wilayah pemberdayaan meliputi RW 3 RT 11 dengan jumlah penduduk sekitar 2.430 jiwa dan luas wilayah mencapai 134,43 hektare.

Dalam bidang kesehatan, Kelompok 5 menggelar sosialisasi pencegahan stunting di salah satu Posyandu Dusun Sayang. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 anak usia 0 hingga 5 tahun serta lima ibu hamil. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus membagikan makanan bergizi berupa telur kepada warga.

Baca Juga: Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Rampung 95 Persen, Uji Beban Digelar Pekan Depan

Di sektor pendidikan, mahasiswa turut aktif memberikan edukasi karakter dan penyuluhan bagi para pelajar. Di MI Yasni, mahasiswa menyosialisasikan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun kepada siswa kelas 1 hingga kelas 6 sebagai upaya membentuk karakter positif serta mencegah perilaku bullying.

Sementara itu, lebih dari 60 siswa MA Yasni mengikuti sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas di kalangan remaja.

Mahasiswa juga menggelar sosialisasi program Wajib Belajar 12 Tahun di GOR senam Dusun Sayang. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan guna menekan angka pernikahan dini di Desa Margaluyu.

Selain bidang kesehatan dan pendidikan, mahasiswa turut membantu pengembangan UMKM dan infrastruktur desa. Salah satunya melalui pembuatan peta Dusun Sayang yang sebelumnya belum memiliki penanda wilayah dan peta resmi. Peta tersebut dicetak dalam bentuk banner berukuran 2 x 2 meter dan dipasang di pinggir jalan raya agar mudah diakses masyarakat.

Kelompok 5 juga membantu pengembangan UMKM keripik milik Mak Akah dengan melakukan rebranding menjadi “Keripik Barokah”. Mahasiswa membuat desain logo dan stiker sebanyak 50 pcs serta mendaftarkan lokasi usaha tersebut ke Google Maps guna mempermudah promosi.

Baca Juga: Unik! Inovasi Pedagang Hewan Kurban di Kota Sukabumi Gunakan AI untuk Mudahkan Penjualan

Di bidang sosial, mahasiswa memberikan sosialisasi perpajakan kepada masyarakat di kediaman Ketua Dusun Sayang guna meningkatkan pemahaman warga mengenai kewajiban pajak.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan bersama warga. Mereka melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan desa dan Masjid Tanbihul Ghofilin, membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan saat Ramadhan, serta menggelar pengajian rutin bersama warga.

Tak hanya itu, mahasiswa juga ikut membantu para petani lansia yang mayoritas berusia di atas 50 tahun dalam berkebun sayur kecim yang dipasarkan hingga ke Jakarta.

Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Kelompok 5 Universitas Nusa Putra resmi ditutup melalui kegiatan penutupan KKN yang digelar di Kantor Desa Margaluyu pada Senin, 10 Maret 2025 pukul 13.00 WIB.(adv)

Berita Terkait
Berita Terkini