Kalikiben Sampai Keongeun, 28 Istilah Orang Sunda Dulu Saat Menyebut Penyakit

Sukabumiupdate.com
Kamis 21 Mei 2026, 19:30 WIB
Kalikiben Sampai Keongeun, 28 Istilah Orang Sunda Dulu Saat Menyebut Penyakit

Ilustrasi - Istilah atau nama-nama penyakit dalam bahasa Sunda yang sekarang mulai jarang digunakan (Sumber: pexels.com/@Vlada Karpovich) (Sumber : pexels.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Dulu, orang tua Sunda punya banyak istilah khas untuk menyebut sakit atau keluhan tubuh. Mulai dari rarieut untuk sakit kepala, muriang untuk demam, hingga nyangsang yang menggambarkan badan tidak enak secara keseluruhan.

Meski terdengar sederhana, istilah-istilah itu menjadi bagian dari keseharian masyarakat Sunda dan menyimpan nuansa bahasa kampung yang kini mulai jarang terdengar.

Nah, berikut ini beberapa istilah penyakit dalam bahasa Sunda yang harus diketahui dan dilestarikan.

Baca Juga: 34 Istilah Patukangan atau Profesi dalam Budaya Sunda, Jangan Jadi O'ah

Baca Juga: 10 Istilah Bencana Alam dalam Bahasa Sunda, Hujan Angin Dordar Gelap

  1. Gering / Panyakit: Sakit / Penyakit secara umum.
  2. Jangar: Sakit kepala.
  3. Lieur: Pusing atau sakit kepala.
  4. Muriang: Demam.
  5. Babareuhan / Bareuh: Bengkak.
  6. Sesek napas: Asma atau sesak napas.
  7. Udur: Sakit atau tidak enak badan (biasanya digunakan untuk manusia).
  8. Menceret: Diare atau mencret.
  9. Kalikiben: Sakit perut yang tiba-tiba muncul atau menusuk akibat berlari setelah makan/minum.
  10. Kembung: Perut kembung.
  11. Barantus / Buruteu: Beruntusan atau bintik-bintik merah/putih pada kulit, biasanya karena panas.
  12. Kurap: Penyakit kulit kurap.
  13. Kadas: Penyakit kulit kadas.
  14. Hapuran: Panuan
  15. Jarawat: Jerawat.
  16. Ririwit: Sakit-sakitan (kondisi tubuh yang sering sakit atau tidak prima).
  17. Turisan: Benjolan kecil di kelopak mata (bintitan).
  18. Jeng jerihan: Rasa sakit atau anyang-anyangan saat menahan buang air kecil.
  19. Salesma: Flu atau Hidun Tersumbat
  20. Nyalingit: Sakit Perut
  21. Kabeubeung: Sulit BAB
  22. Budug: Penyakit Kulit
  23. Barusuh: Sariawan
  24. Rorombeheun: Tumit Pecah-pecah
  25. Kekeongeun: Cantengan
  26. Misalah: Salah Urat
  27. Turuiseun: Bintitan
  28. Bobotoleun: Penyakit Mata Ikan

Itulah beberapa istilah atau nama-nama penyakit dalam bahasa Sunda yang sekarang mulai jarang digunakan.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini