SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran hebat melanda bangunan permanen madrasah dan kobong atau asrama santri di Pondok Pesantren Nurul Iman, Kampung Cilame RT 22/05, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan madrasah berukuran 5 x 7 meter beserta kobong santri yang berada di lantai atas. Sejumlah barang berharga milik pondok pesantren, seperti kitab, Al Quran, hingga perlengkapan santri, turut ludes terbakar.
Kepala Desa Buniasih, Badrudin mengatakan, api pertama kali muncul dari bagian atap kobong sebelum merembet ke bangunan madrasah dan dapur rumah pimpinan pondok pesantren milik Ustad Engkus (40).
“Selain kobong dan madrasah, api juga merembet ke dapur rumah pimpinan ponpes. Padi sekitar 30 kantong yang disimpan di dapur ikut terbakar,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Sempat Dikira Mayat, Wanita dengan Luka Sayatan Ditemukan di Kabandungan Sukabumi
Menurut Badrudin, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari kobong lantai dua. Saat kejadian, kondisi pondok pesantren sedang kosong dari aktivitas santri karena sekitar 50 santri dan santriwati belum berada di lokasi.
“Diduga dari korsleting listrik di kobong lantai dua. Untungnya saat kejadian belum ada santri maupun santriwati di pondok,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pimpinan ponpes, Ustad Engkus, sempat menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua kobong ketika api mulai membesar.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk membantu proses pemadaman menggunakan alat seadanya. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.49 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, pondok pesantren mengalami kerugian material yang diperkirakan cukup besar. Hingga kini, warga bersama aparat setempat masih melakukan pendataan terkait dampak kebakaran.





