SUKABUMIUPDATE.com - Pihak SPPG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, langsung melakukan sejumlah perbaikan fasilitas usai inspeksi mendadak sidak dari Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG ini viral karena ditemukan ulat di dalam ompreng MBG.
Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan sidak ke SPPG Margaluyu pada Kamis (7/5/2026) bersama tim BGN dan tim Wakil Presiden. SPPG Margaluyu menjadi sorotan publik setelah muncul temuan ulat di dalam ompreng makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial.
Kepala SPPG Margaluyu Sagaranten, Muhammad Naufal Rizki Erlangga mengatakan, pihaknya melakukan berbagai pembenahan fasilitas sesuai hasil evaluasi dari BGN. “Perbaikan yang dilakukan diantaranya penambahan bak sink untuk mencuci ompreng, penambahan alat rice steamer untuk memasak nasi, perubahan tata letak pintu gudang, penambahan ruang loker pria dan wanita, serta ruang loading barang,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Jadi Tersangka, Pelaku Rudapaksa Remaja Berkebutuhan Khusus di Sukabumi Masuk Sel Polisi
Selain itu, pihaknya juga melakukan penambahan exhaust untuk pembuangan asap, perbaikan ruang pencucian ompreng, hingga pembuatan gudang khusus bahan kimia pencuci.
Menurut Naufal, sejumlah alat seperti Rice Steamer, sink cuci, dan exhaust saat ini sudah dipesan dan akan langsung dipasang setelah barang tiba. “Perbaikan sudah mulai dilakukan sejak hari Senin, sementara surat suspensi keluar hari Minggu,” katanya.
Ia menambahkan, distribusi Program MBG untuk sementara dihentikan hingga seluruh proses perbaikan selesai dilakukan. Setelah itu, pihak SPPG akan melaporkan hasil perbaikan kepada koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator wilayah (korwil) BGN Kabupaten Sukabumi disertai bukti dokumentasi.
Baca Juga: Video Lomba Cerdas Cermat Viral, Juri Disebut Tak Konsisten Beri Penilaian
“Untuk sementara distribusi MBG dihentikan dulu sampai semua perbaikan selesai,” ucapnya.
SPPG Margaluyu diketahui melayani sebanyak 2.120 penerima manfaat, termasuk penerima manfaat kategori B3.







