SUKABUMIUPDATE.com - Misteri penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (23/1/2026) sore, sekitar pukul 16.30 WIB, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Cepang (63), warga Kampung Kawung Luwuk, Desa Cidadap. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di wilayah Kampung Babakan Sempur, Desa Cidadap. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun.
Anak korban, Hendro Adiawan, mengungkapkan bahwa ayahnya sehari-hari bekerja sebagai petani dan peladang. Dalam beberapa minggu terakhir, korban diketahui sering menginap di kebun selama beberapa hari sebelum kembali ke rumah.
Baca Juga: Ciri-ciri Mayat Pria yang Ditemukan Mengapung di Sungai Cidadap Jembatan Bojongkopo
Namun pada hari kejadian, usai melaksanakan sholat Jumat, korban kembali berpamitan untuk pergi ke kebun.
"Keseharian bapak saya itu berkebun, berladang. Tadi setelah Jumat, beliau pamit mau berangkat ke kebun," ujar Hendro saat ditemui Sukabumiupdate.com, diruang jenazah RSUD Palabuhanratu.
Hendro menjelaskan, lokasi kebun korban berada di seberang rumah sehingga harus menyeberangi Sungai Cidadap untuk mencapainya. Ia mengaku pertama kali mengetahui kabar duka tersebut dari media sosial.
Baca Juga: Pesisir Sukabumi Waspada Gelombang Tinggi dan Prakiraan 7 Hari Kedepan
"Saya nerima kabarnya sekitar setengah enam sore, taunya dari Facebook ada penemuan mayat di Sungai Cidadap,"katanya.
Mendapat kabar tersebut, pihak keluarga langsung menuju rumah sakit untuk memastikan identitas korban. "Setelah dicek, iya betul itu almarhum bapak saya," ungkapnya.
Hendro menyebut pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. "Tidak dilakukan autopsi. Kami menduga saat menyeberang terjadi kecelakaan dan terbentur batu. Mau di makamkan di kamupung," ucapnya.






