Diduga Tersengat Listrik, Warga Nagrak Temukan Mayat Pria Tergeletak di Kebun

Sukabumiupdate.com
Jumat 23 Jan 2026, 12:48 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Warga Nagrak Temukan Mayat Pria Tergeletak di Kebun

Ilustrasi mayat pria yang diduga tersengat listrik di Nagrak, Sukabumi (Sumber: Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Nyenang, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak di area persawahan dan kebun milik warga pada Jumat (23/1/2026) pagi.

Berdasarkan informasi, penemuan mayat tersebut bermula dari seorang warga yang mengaku mendengar satu teriakan dari tempat mayat ditemukan. Setelah ditelusuri, mayat pria tampak tergeletak dengan posisi tengkurap di tanah.

Adapun identitas korban adalah seorang pria inisial B, warga Kampung Cimande, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang sehari-hari disebut berprofesi sebagai petani.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa setempat, Heri Kurniawan yang mengaku menerima informasi awal dari Ketua RT dan Kepala Dusun Kampung Nyenang sekitar pukul 06.00 WIB, setelah salat Subuh.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Kota Sukabumi Tangani Atap Rumah Ambruk di Gunungpuyuh

“Awalnya ada informasi dari warga tentang orang yang terjatuh, tapi belum diyakinkan meninggal. Karena RT dan Kadus tidak berani memastikan, kami langsung berkoordinasi dengan Babinsa dan Polsek,” ungkap Heri kepada sukabumiupdate.com pada Jumat (23/1/2026).

Menurut Heri, Kapolsek kemudian meng instruksikan anggotanya untuk datang ke lokasi. Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah diinvestigasi, akhirnya diketahui korban berinisial B, warga Kampung Cimande RT 02 RW 07, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak,” katanya.

Pihak desa kemudian menghubungi keluarga korban. Keluarga diminta datang ke rumah sakit untuk memastikan identitas korban.

Sementara itu, Kapolsek Nagrak, Polres Sukabumi, AKP M Damar Gunawan mengatakan berdasarkan keterangan Dede, salah satu saksi yang merupakan warga setempat bahwa saat ditemukan, mayat tersebut ditemukan tanpa identitas.

Baca Juga: Gerak Cepat BPBD Kota Sukabumi Tangani Jebolnya TPT Drainase di Gunungpuyuh

“Untuk korban (saat ditemukan) belum ada identitasnya, usia korban diperkirakan sekitar 40 sampai 45 tahun,” ujar AKP Damar.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polisi menduga, korban tewas setelah tersengat aliran listrik pada kabel sanyo di lokasi kejadian. Polisi juga mendapati luka bakar pada jari korban yang diduga akibat sengatan listrik.

“Diduga si korban terkena aliran listrik setrum dari satu unit Sanyo. Ada luka di antara jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan berwarna hitam, diduga akibat aliran listrik. Selain itu tidak ditemukan luka lain,” ungkapnya.

Polisi juga mengaku mengamankan sejumlah barang bukti yang melekat pada korban berupa sebilah pisau, gunting dan tiga buah obeng yang ditemukan di dalam tas selempang milik korban.

Berita Terkait
Berita Terkini