Sering Picu Kecelakaan, Jalan Nasional di Depan Alun-alun Gadobangkong Ditambal Warga

Sukabumiupdate.com
Rabu 21 Jan 2026, 13:33 WIB
Sering Picu Kecelakaan, Jalan Nasional di Depan Alun-alun Gadobangkong Ditambal Warga

Sejumlah warga menambal jalan nasional yang berlubang di depan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, secara swadaya menggunakan semen dan pasir, Rabu (21/1/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Lambannya perbaikan infrastruktur di jalan protokol memicu aksi spontanitas warga di sekitar Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Secara swadaya, masyarakat melakukan penambalan jalan berlubang menggunakan semen dan pasir guna mencegah kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi tersebut, Rabu (21/1/2026).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi lubang di ruas jalan raya Cisolok-Palabuhanratu tersebut yang dinilai kian membahayakan. Warga mengaku enggan terus menunggu perbaikan dari pemerintah sementara ancaman keselamatan pengendara, khususnya roda dua, terus menghantui setiap hari.

"Ini murni bentuk kepedulian kami. Di sini sering terjadi kecelakaan. Kalau menunggu program pemerintah kan lama, sementara yang kami hindari jangan sampai kejadian seperti yang sudah-sudah terulang lagi," ujar Bastian, warga sekitar kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

Baca Juga: Duka di Balik Kepulan Asap Tambang Emas Pongkor: 5 Gurandil Tewas, 3 Diduga Masih Terjebak

Berdasarkan keterangan warga, kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut telah terjadi beberapa kali. Bahkan, salah satu peristiwa disebut mengakibatkan korban jiwa.

"Katanya sudah tiga kali kejadian. Bahkan ada yang meninggal, warga Patuguran. Gara-garanya ya lubang ini," ungkap Bastian.

Kondisi jalan nasional yang berlubang di depan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat ditambal warga.Kondisi jalan nasional yang berlubang di depan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat ditambal warga.

Bastian menjelaskan, sebelumnya lubang di jalan tersebut berukuran cukup besar dan dalam sehingga sangat berisiko bagi pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi.

"Itu lubangnya asalnya besar sekali, besar. Lubangnya dalam, jadi orang kalau jalan terlalu cepat kan bisa terbanting, nah itu bisa sampai beberapa meter dia itu ketariknya itu," tuturnya.

Ia menambahkan, meski berada di pusat keramaian Palabuhanratu, jalan tersebut merupakan ruas jalan nasional sehingga bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Ini jalan nasional. Kalau minta ke kabupaten, ya bukan tanggung jawab kabupaten. Kita juga enggak tahu kapan ada program perbaikan di sini. Daripada nunggu, lebih baik sekarang kita perbaiki semampunya untuk mencegah kecelakaan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini