SUKABUMIUPDATE.com - Jalur Bagbagan–Kiaradua kembali tidak dapat dilalui setelah terjadi longsor di wilayah Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan akses Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua kembali terputus.
Informasi longsor tersebut beredar melalui video yang diunggah warganet bernama @Manda Aconk Amazta di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat material longsor berupa tanah dan bebatuan yang cukup tinggi menutup seluruh badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas.
Perekam video menyampaikan bahwa akibat kejadian tersebut, baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Ia juga mengimbau para pengendara agar tidak memaksakan diri melewati jalur Bagbagan–Kiaradua.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan longsor maupun estimasi waktu pembukaan kembali jalur tersebut.
Baca Juga: Klaim Asuransi Banyak Ditolak, Warga Gugat Pasal 304 KUHD ke MK
Sebelumnya, ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua sempat dibuka kembali pada Senin (12/1/2026) malam setelah lumpuh akibat longsor. Saat itu, kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas, meski pengendara tetap diimbau waspada karena kondisi jalan yang licin.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengatakan bahwa meskipun jalur tersebut sempat kembali dibuka, tingkat kewaspadaan pengguna jalan harus tetap tinggi.
“Alhamdulillah, jalur Bagbagan–Kiaradua sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun kami mengimbau seluruh pengendara agar tetap berhati-hati karena permukaan jalan masih licin akibat sisa material longsor,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (13/1/2026), kemarin.






