Potret Lapdek Kota Sukabumi Tanpa PKL, Warga: Buat Aktivitas Olahraga Lebih Nyaman

Sukabumiupdate.com
Rabu 14 Jan 2026, 18:04 WIB
Potret Lapdek Kota Sukabumi Tanpa PKL, Warga: Buat Aktivitas Olahraga Lebih Nyaman

Lapdek Kota Sukabumi tanpa PKL (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Penataan Lapang Merdeka Kota Sukabumi terus berlanjut setelah area ini dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai ruang publik, olahraga, dan rekreasi warga. Sejak penertiban pedagang kaki lima (PKL) oleh pemerintah kota, perubahan suasana di kawasan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat yang rutin beraktivitas di sana.

Warga yang menggunakan Lapang Merdeka untuk berolahraga menilai penataan ini membawa dampak positif. Salah satunya Dede (37), warga yang ditemui sukabumiupdate.com pada Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, kondisi ini memberikan kenyamanan terutama kepada masyarakat yang menggunakan lapang merdeka sebagai sarana olahraga. “Kalau untuk pelari nyaman banget apalagi nggak ada musik yang kaya sound horeg ya, lebih nyaman, lebih enak dipake larinya. Itu kan ke telinga tuh nggak jelas, apalagi yang karaoke bukan satu dua orang,” ujarnya.

Baca Juga: Ada 18 Paket, 2 Pengedar Sabu Jaringan Cilutung Cikole Diciduk Saat Transaksi di Gg Mutholib

Menurut Dede, suasana yang lebih tenang membuat Lapang Merdeka kembali sebagai ruang olahraga publik. Namun ia menilai kebijakan pemerintah perlu dibarengi solusi bagi para pedagang. “Langkah ini bagus, cuma pemerintah harus ada kebijakan juga ya buat pedagang. Arahkan lah, kasih tempat khusus berjualan, lokasi khusus,” ujarnya sembari menegaskan pentingnya keseimbangan antara kenyamanan warga dan keberlangsungan ekonomi PKL.

Pandangan serupa datang dari Mochamad Raz Alfino (16), warga lainnya yang juga rutin beraktivitas di kawasan tersebut. Ia melihat penataan yang dilakukan pemerintah sudah berada pada jalur yang tepat. “Tanggapan saya terkait penertiban PKL, saya melihat langkah penataan dan relokasi yang telah dilakukan pemerintah sejauh ini cukup baik. Zona yang disediakan juga relatif adil karena tetap memberi ruang bagi pedagang untuk berjualan tanpa mengganggu fungsi utama Lapang Merdeka,” ungkapnya.

Raz menilai pengembalian fungsi Lapang Merdeka bukan hanya memperbaiki estetika ruang kota, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan area tersebut untuk olahraga dan rekreasi ringan.

Baca Juga: Nilai Investasi di Kota Sukabumi Rp1,15 Triliun: 8 Ribu Perusahaan dan 27 Ribu Tenaga Kerja

Sebelumnya, sejumlah pedagang mengeluhkan menurunnya pendapatan akibat kebijakan penertiban dan relokasi. Mereka mengaku kehilangan keramaian pembeli karena tidak lagi bisa berjualan di titik-titik yang selama ini menjadi pusat lalu lintas pengunjung Lapang Merdek.

Penataan Lapang Merdeka kini berada pada fase evaluasi. Pemerintah Kota Sukabumi yang sebelumnya menyatakan bahwa pengembalian fungsi kawasan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih ramah, aman, dan bebas dari aktivitas yang tidak sesuai peruntukan.

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini