Sukabumi Ternyata Miliki Ratusan Hektare Kebun Sawit, Lokasinya di Kawasan Geopark Ciletuh

Sukabumiupdate.com
Senin 15 Des 2025, 14:07 WIB
Sukabumi Ternyata Miliki Ratusan Hektare Kebun Sawit, Lokasinya di Kawasan Geopark Ciletuh

Perkebunan sawit ratusan hektar yang b erlokasi di kawasan Geopark Ciletuh di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: SU/Ragil Gilang)

SUKABUMIUPDATE.com - Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang berada di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, ternyata menyimpan fakta keberadaan perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Perkebunan tersebut merupakan tersebar di sejumlah desa, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Desa Sidamulya, Cibenda, Tamanjaya, dan Mekarjaya.

Berdasarkan data yang dihimpun Sukabumiupdate.com, lahan yang kini ditanami kelapa sawit awalnya merupakan Perkebunan Inti Rakyat (PIR) berupa tanaman kelapa yang dikelola oleh warga setempat. Pembebasan lahan dilakukan sekitar tahun 2007-2008, sementara penanaman kelapa sawit dimulai pada 2009.

Di Desa Sidamulya, perkebunan sawit tercatat berada di Kampung Pasirnangka, Ciwangi, dan Bantarlimus dengan luas sekitar 50 hektare. Sementara di Desa Mekarjaya, perkebunan sawit tersebar di Kampung Pasirangin dan Cicukang dengan luas mencapai sekitar 200 hektare.

Baca Juga: Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil, Prosesnya Berlangsung di PA Bandung

Untuk wilayah Desa Cibenda, kebun sawit berada di Kampung Bantarlimus dan Pasirceuri dengan luas sekitar 34 hektare. Adapun di Desa Tamanjaya, luas perkebunan sawit mencapai sekitar 70 hektare yang tersebar di Dusun Tamanjaya, Cibinong, dan Cicurug. Di Dusun Tamanjaya sendiri, kebun sawit berada di area Bukit Panenjoan hingga Cek Dam Kampung Cigaok, tepat di jalur jalan provinsi ruas Tamanjaya-Palangpang.

Seorang warga Desa Tamanjaya berinisial SD (45 tahun) mengungkapkan, lahan tersebut sebelumnya merupakan kebun kelapa milik warga yang termasuk dalam program PIR.

“Dulu itu lahan PIR yang digarap warga. Karena kebutuhan ekonomi, akhirnya banyak warga yang menjual lahannya ke pengusaha perkebunan. Kebun kelapa ditebang, lalu diganti dengan pohon sawit,” ujar SD, Senin (15/12/2025).

Ia menambahkan, saat ini perkebunan sawit tersebut dikelola oleh pengusaha yang berasal dari Lampung.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Tamanjaya, Ujang Supyani, yang menyebutkan bahwa luas perkebunan sawit di Desa Tamanjaya mencapai sekitar 70 hektare.

“Luasnya kurang lebih 70 hektare. Untuk pajak PBB tahun ini sampai sekarang belum dibayarkan,” kata Ujang.

Sementara itu, Kepala Dusun Bantarlimus, Herdi, menyebutkan bahwa di wilayah Desa Cibenda terdapat sekitar 34 hektare perkebunan sawit.

Baca Juga: Perkebunan Sawit di Hulu Sungai, Ancam Kelestarian Geopark Ciletuh

“Pajak PBB tahun ini belum masuk, nilainya sekitar Rp 2 juta lebih,” ujarnya.

Di Desa Mekarjaya, Kepala Desa Wida menyebut bahwa perkebunan sawit di wilayahnya merupakan yang terluas dibanding desa lain di kawasan tersebut.

“Totalnya mencapai sekitar 200 hektare. Untuk PBB tahun ini nilainya sekitar Rp 11 juta, namun hingga kini belum dibayarkan,” ungkap Wida.

Keberadaan perkebunan kelapa sawit di kawasan Geopark Ciletuh ini pun menjadi perhatian, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan konservasi dan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait
Berita Terkini