Cerita Korban Keracunan Massal di Cibadak Sukabumi, Alami Mual hingga Diare

Kamis 06 Juni 2024, 18:52 WIB
Partina (22 tahun) bersama korban keracunan massal lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak Sukabumi (Sumber : SU/Ibnu)

Partina (22 tahun) bersama korban keracunan massal lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak Sukabumi (Sumber : SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Partina (22 tahun) salah satu korban diduga keracunan makanan di acara syukuran di Kampung Cikiwul, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kini masih dirawat secara intensif.

Pantauan sukabumiupdate.com ketika mengunjungi RSUD Sekarwangi pada Kamis (6/6/2024), warga Kampung Cikiwul Tonggoh itu masih mengalami rasa pusing dan nyeri di perut.

Sebelumnya, Partina bersama anaknya yang baru berusia 2 tahun, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengkonsumsi makanan di acara syukuran pernikahan salah seorang warga itu pada Minggu, 2 Juni 2024, sekira pukul 11.00 WIB. Gejala mual hingga diare dirasakan Partina pada malam harinya.

"Hari minggu siang itu, saya makanan nasi syukuran berdua dengan anak saya, awalnya normal aja enggak ada gejala apapun malamnya saya langsung merasa mual, kemudian muntah, mencret dan demam," ujarnya.

Baca Juga: Jadi 132 Orang, Korban Keracunan Massal di Cibadak Sukabumi Bertambah

Partina dan anaknya, tak secara langsung merasakan efek tersebut. Ia menjelaskan, gejala itu semakin menjadi pada Senin 3 Juni 2024 sekira pukul 02.00 WIB.

"Saya pagi nya langsung berobat, tapi setelah berobat pada pagi hari, enggak merasakan efek membaik dari obat yang diberikan," katanya.

Ia justru harus dilarikan bersama pasien lainnya ke RSUD Sekarwangi beserta korban lainnya pada Selasa 4 Juni 2024 malam menggunakan mobil ambulans.

"Sekarang kondisi sudah mendingan, hanya masih nyeri di perut seperti melilit," jelasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi, Muhammad Rizal Perdana, menuturkan ada 30 orang lagi yang masih dirawat secara intensif, yaitu anak-anak 11 orang dan dewasa 19 orang.

"Kalau anak-anak biasanya ikut makan nasi kotak yang dibawa orang tuanya dari acara syukuran. Meski begitu semua kondisinya sudah lebih membaik," pungkasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)