Gempa M4,3 Guncang Sukabumi Malam Ini, BMKG: Berpusat di Laut Kedalaman 22 Km

Sukabumiupdate.com
Sabtu 11 Jul 2026, 21:14 WIB
Gempa M4,3 Guncang Sukabumi Malam Ini, BMKG: Berpusat di Laut Kedalaman 22 Km

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat | Foto : BMKG

SUKABUMIUPDATE.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Sabtu (11/7/2026) malam. Gempa terjadi sekitar pukul 19.47 WIB dan sempat dirasakan warga di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 7,66 Lintang Selatan dan 107,00 Bujur Timur, atau sekitar 82 kilometer tenggara Kota Sukabumi. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 22 kilometer.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, ST, MM, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut," ujar Hartanto dalam keterangan resminya.

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima BMKG, getaran gempa dirasakan di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.

Sementara itu, di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya, gempa dirasakan dengan intensitas II hingga III MMI.

Baca Juga: Rencana Pembangunan Bumi Perkemahan 10 Ha di Warungkiara, Dinas PU Fokus Benahi Jalan

Meski getaran dirasakan di sejumlah wilayah, hingga pukul 20.12 WIB BMKG menyatakan belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Selain itu, hasil pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa utama terjadi.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resmi, seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, maupun aplikasi InfoBMKG.

Berita Terkait
Berita Terkini