Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai, Camat Simpenan soal Masalah Sampah di Pesisir Loji Sukabumi

Kamis 16 Mei 2024, 20:12 WIB
Ratusan orang bersih-bersih pesisir Loji Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)

Ratusan orang bersih-bersih pesisir Loji Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Masalah sampah di pesisir Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tampaknya belum menemukan solusi yang efektif. Meskipun sudah sering dibersihkan, sampah tetap kembali menumpuk akibat terbawa arus laut. 

Menghadapi situasi ini, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpenan, kembali menggelar aksi bersih-bersih pantai.

Aksi bersih bersih di Pantai Talanca dan Cibutun pada Kamis (16/5/2024) pagi tersebut melibatkan ratusan orang yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, PLTU Palabuhanratu, Karang taruna, Pemdes serta masyarakat sekitar.

Camat Simpenan R Ade Akhsan Bratadiredja, menyampaikan bahwa aksi bersih bersih ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya. Hal itu karena area Pantai Loji itu sudah sempat bersih namun sampah tersebut kini kembali.

"Allhamdulillah pada hari ini kita bersama-sama sesuai dengan harapan kita melaksanakan aksi bersih bersih sampah di pantai Talanca di Desa Loji dan pantai Cibutun dengan harapan sampah yang ada bisa terkurangi," kata R Ade Akhsan Bratadiredja pada sukabumiupdate.com di lokasi.

"Kita bersama-sama menyingsingkan lengan kita untuk bersih-bersih, karena oleh kita sendirilah bahwa pantai ini harus kita rawat dan kita jaga bersama," tambahnya.

Akhsan mengungkapkan, volume sampah yang berada di pantai loji itu memang cukup banyak sehingga pembersihan itu harus secara bertahap. Bahkan khusus hari ini ia menyebut sampah terkumpul hingga dua truk.

"Beberapa bulan lalu bersih, kemudian curah hujan tinggi mengakibatkan sampah penumpukan di area yang sudah kita lihat secara kasat mata pada hari ini banyak, adapun aksi bersih-bersih ini tidak hanya berhenti pada hari ini saja, tentunya ini harus kontinyu melibatkan seluruh lintas sektor," terangnya.

Adapun untuk pencegahan sampah tersebut datang kembali, Akhsan mengatakan, bahwa pihak terkait akan melakukan pemasangan jaring di muara sehingga pihaknya akan terus mengawal hingga terealisasikan.

"Kemarin dari beberapa rekan rekan termasuk lintas sektor, kemudian teman teman OKP dan lainnya sudah mengusulkan dengan jaring untuk dimohonkan untuk pada perusahaan yang memang berdekatan langsung dengan pantai Talanca dan Cibutun. Dan hari ini tentunya kita akan terus mengawal usulan itu sehingga apakah menjadi alternatif atau lebih efektif dengan kondisi sekarang ini," tambahnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)