Sempat Ditolong, Cerita Teman Remaja yang Tenggelam di Muara Cibadak Sukabumi

Rabu 08 November 2023, 22:32 WIB
Kesaksian teman remaja yang tenggelam di Muara Sungai Cicatih Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari

Kesaksian teman remaja yang tenggelam di Muara Sungai Cicatih Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari

SUKABUMIUPDATE.com - Muhamad Rafli (19 tahun) warga Karang Tengah, Cibadak yang ikut menceritakan kejadian saat berenang bersama remaja yang kemudian jadi korban tenggelam di Sungai Cicatih, tepatnya di Kampung Baru RT 04/04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak pada Rabu sore (8/11/2023).

"Kita berlima, tapi yang mandi bertiga, termasuk saya, namun dua orang lagi tidak mandi, jadi menunggu di atas. yang bisa berenang hanya saya," ujar Muh Rafli kepada sukabumiupdate.com.

Pada saat mandi bertiga, kata Rafli, korban di pinggir arus yang kencang, satu teman bernama Farid di pinggir yang airnya tenang, sedangkan Rafli berenang ke tengah.

Baca Juga: Alasan DJKA Lakukan Penataan Stasiun Cisaat Sukabumi

"Korban mandi di air yang kencang, kebawa ke tengah, udah gitu saya coba bantu dia, terus saya juga sempat kebawa tenggelam bersama korban," tuturnya.

Begitu terlepas, Rafli langsung ke tepi sungai, mengambil kayu untuk menolongnya, tapi saat Rafli melihat ke belakang (arah sungai) korban sudah tenggelam, karena terlihat tidak ada.

Selanjutnya, kata Rafli, dia bersama yang ikut ke sungai merupakan teman kerja dari korban, di salah satu restoran.

Rafli mengatakan, sudah dua kali berenang di sini, tapi korban baru pertama kali. "Karena korban dari hari sebelumnya ingin mandi di situ," pungkasnya.

Baca Juga: Remaja Tenggelam di Muara Cibadak Sukabumi, Timgab Masih Lakukan Pencarian

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja tenggelam di Sungai Cicatih, tepatnya di Kampung Baru, RT 04/04 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Rabu (8/11/2023). Diketahui sungao tersebut dikenal dengan nama muara bengkok oleh warga setempat, dengan memiliki kedalaman sekira 3 meter.

Satgas PB BPBD Kab Sukabumi, M. Imam Ihsani Kamal mengatakan, sekira pukul 16.00 WIB, menerima laporan adanya laka sungai, atas nama Muh Ikbal (16 tahun) kampung panenjoan RT 2/7 Desa Tenjo Jaya, Kecmaatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi

"Informasi yang masuk korban sedang istirahat di pinggiran sungai, dan sebanyak 3 orang mandi bersama dengan korban, akan tetapi terjadi laka sungai tersebut. Korban sempat ditolong sama temannya, akan tetapi tidak tertolong," ujarnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat18 April 2024, 21:00 WIB

Cara Simpel Membuat Jus Mengkudu untuk Mengontrol Gula Darah, Ini Langkahnya

Jus mengkudu dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit salah satunya untuk mengontrol kadar gula darah.
Ilustrasi - Jus mengkudu dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit salah satunya untuk mengontrol kadar gula darah. (Sumber : YouTube/@Angela Kim).
Keuangan18 April 2024, 20:30 WIB

Pengunjung Membludak Namun PAD Wisata Belum Maksimal, Ini Respons Bapenda Sukabumi

Bapenda Kabupaten Sukabumi menyoroti soal ramainya wisatawan yang berkunjung di libur Lebaran 2024 namjn tak berbanding lurus dengan pendapatan asli daerah (PAD).
Para pengunjung sedang melakukan aktivitas libur lebaran di objek wisata pantai Karanghawu Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life18 April 2024, 20:00 WIB

10 Alternatif Kegiatan Menyenangkan Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah

Yuk Lakukan Alternatif Hal-hal Menyenangkan Berikut Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah Hidup.
Ilustrasi. Mendengarkan Musik. Alternatif Kegiatan Menyenangkan Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah (Sumber : pixabay.com/@Martine)
Sehat18 April 2024, 19:45 WIB

Pradibetes: 10 Makanan yang Harus Dihindari Agar Tidak Terjadi Lonjakan Gula Darah

Bagi Anda penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga asupan untuk menjaga kadar gula darah.
Ilustrasi Makanan Manis - Bagi Anda penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga asupan untuk menjaga kadar gula darah. (Sumber : YouTube/@Teri Raradini)
Bola18 April 2024, 19:30 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 di Piala Asia, Gratis!

Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya. (Sumber : Instagram/@jagad_stadium/Ist).
Sukabumi18 April 2024, 19:20 WIB

Diduga Rem Blong, Truk AMDK Hantam Angkot di Cicurug Sukabumi

Kecelakaan terjadi di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya depan Kantor Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, melibatkan Colt Diesel Isuzu dan Angkot, Kamis (18/04/24).
Kondisi Angkot trayek Cibadak-Cicurug usai ditabrak Truk AMDK di depan Kantor Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sehat18 April 2024, 19:00 WIB

10 Makanan dan Minuman yang Dianjurkan untuk Penderita Gula Darah

Berikut Beberapa Makanan dan Minuman yang Dianjurkan untuk Dikonsumsi Penderita Gula Darah.
Ilustrasi. Sayuran Hijau Brokoli. Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Gula Darah | Foto: Pixabay/silviarita
Sukabumi18 April 2024, 18:42 WIB

Kecelakaan Tunggal Di Depan SMAN 5 Sukabumi, Diduga Ngerem Mendadak Di Jalan Berpasir

Kecelakaan tunggal dialami Asep Syarif Mulyana (43 tahun) asal Kuningan Jawa Barat (Jabar) di Jalan Sarasa tepatnya di Jalan Sarasa Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi
Asep Syarif Mulyana (43 tahun) asal Kuningan Jawa Barat korban kecelakaan tunggal di Jalan Sarasa Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi | Foto : Ist
Sukabumi18 April 2024, 18:35 WIB

Batu Unik Diduga Benda Prasejarah Ditemukan di Sungai Cikarang Ciracap Sukabumi

Batu unik diduga benda prasejarah berupa batu dakon ditemukan warga di aliran Sungai Cikarang Ciracap Sukabumi.
Bongkahan batu unik diduga batu dakon di aliran sungai Cikarang Ciracap Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 April 2024, 18:30 WIB

Asam Urat: Penyebab, Gejala dan 6 Cara Efektif Untuk Mengobatinya

Asam urat dapat menyerang sendi mana pun, namun paling sering menyerang jempol kaki.
Ilustrasi - Asam urat dapat menyerang sendi mana pun, namun paling sering menyerang jempol kaki. (Sumber : Freepik.com).