Prabowo Ingatkan Dampak Konflik Global Bisa Picu Kenaikan Harga BBM dan Pangan

Sukabumiupdate.com
Sabtu 14 Mar 2026, 22:47 WIB
Prabowo Ingatkan Dampak Konflik Global Bisa Picu Kenaikan Harga BBM dan Pangan

Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat (13/03/2026) | Foto : setneg.go.id

SUKABUMIUPDATE.comPresiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pemerintah agar tetap waspada terhadap dinamika global yang tengah berkembang, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas energi hingga harga pangan di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat (13/03/2026). Dalam arahannya, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh lengah meskipun kondisi Indonesia saat ini relatif aman.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan. Kita alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” ujar Presiden.

Prabowo menjelaskan, sejumlah negara saat ini telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi ketidakpastian global. Ia pun meminta jajarannya melakukan kajian lebih lanjut terkait berbagai upaya efisiensi yang dapat dilakukan pemerintah.

Baca Juga: Deretan Bukit-bukit Indah, Favorit Wisatawan di Kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi

Menurutnya, beberapa negara bahkan mulai menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau *work from home* bagi pegawai pemerintah maupun swasta sebagai bagian dari strategi efisiensi.

“Seolah-olah bagi mereka seperti kita dulu waktu Covid-19. Mereka melaksanakan *work from home*, kerja dari rumah untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah,” katanya.

Presiden juga mengingatkan pentingnya langkah penghematan, termasuk dalam konsumsi energi. Ia optimistis dalam dua hingga tiga tahun ke depan kondisi ekonomi nasional akan semakin kuat, namun upaya penghematan tetap perlu dilakukan sejak sekarang.

“Saya percaya dua sampai tiga tahun kita akan sangat kuat. Tapi tetap kita harus hemat konsumsi,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kondisi keuangan negara agar tetap sehat. Ia berharap defisit anggaran dapat ditekan, bahkan menargetkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang seimbang.

“Cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah APBN kita harus *balance budget*, itu paling ideal dan saya kira kita bisa lakukan,” ujarnya.

Terkait cadangan bahan bakar minyak (BBM), Presiden memastikan pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana untuk mempercepat ketersediaan energi. Ia juga meminta seluruh jajaran kabinet untuk proaktif mengambil langkah antisipasi, termasuk mendorong penghematan konsumsi BBM di masyarakat.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” kata Presiden.

Baca Juga: Posyandu Kini Pantau Infrastruktur, Dinas PU Sukabumi Siap Tindaklanjuti Laporan Warga

Menutup arahannya menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja demi kepentingan rakyat dengan mengedepankan persatuan di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

Ia menegaskan bahwa kesetiaan kepada bangsa dan negara harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pemerintah.

Sumber : setneg.go.id

Berita Terkait
Berita Terkini