10 Hektare, Luas Kebakaran di Gunung Jayanti Sukabumi dan Begini Kondisi Terkini

Sabtu 23 September 2023, 17:52 WIB
Kebakaran di kawasan Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat malam, 22 September 2023. | Foto: Istimewa

Kebakaran di kawasan Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat malam, 22 September 2023. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terdapat kurang lebih 10 hektare lahan di kawasan Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang terbakar. Kebakaran terjadi sejak Jumat siang, 22 September 2023, hingga Sabtu pagi, 23 September 2023.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan mengatakan api yang menghanguskan pepohonan di tanah terjal Gunung Jayanti baru padam pada Sabtu dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Namun, kepulan asap kebakaran benar-benar sudah tidak ada beberapa jam berikutnya yakni sekira pukul 08.30 WIB.

"Alhamdulillah di lokasi Gunung Jayanti sudah padam. Rekan-rekan (petugas gabungan) dari semalam melakukan pengendalian karena memang dari sisi jangkauan agak sulit," kata dia kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Wawan, petugas gabungan kesulitan memadamkan api karena lokasi kebakaran berada di kawasan gunung dengan kemiringan mencapai 90 derajat. "Medannya sangat terjal hampir 90 derajat kemiringannya. Kemudian juga kondisinya agak susah dijangkau, terutama untuk mobil pemadam kebakaran," ujar dia.

Kondisi Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 23 September 2023. | Foto: IstimewaKondisi Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 23 September 2023. | Foto: Istimewa

Baca Juga: Waspadai Angin Laut, Penampakan Bara Api Kebakaran Gunung Jayanti Sukabumi

"Hari ini saya bersama TNI/Polri memantau karena khawatir cuaca menjadi pemicu lagi munculnya percikan api dari sisa api semalam. Ada dua titik asap yang kami pantau. Terkait luasan sedang dihitung karena ada dua lokasi yang terbakar. Pertama di kaki Gunung Jayanti seputar Taman Sari dan di Gunung Jayanti. Kurang lebih 10 hektare, masih dihitung," kata Wawan.

Kebakaran Gunung Jayanti terjadi mulai Jumat sekira pukul 13.00 WIB. Ini diduga diawali adanya oknum warga yang sengaja membakar lahan di kaki gunung yang tak jauh dari permukiman tersebut. Api kemudian merambat ke bagian atas atau ke kawasan hutan. Sementara tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Musik17 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Lagu Sayangnya dari Juicy Luicy yang Viral di Medsos

Lagu Sayangnya dipopulerkan oleh Juicy Luicy dan sempat viral di media sosial Instagram hingga YouTube.
Lirik Lagu Sayangnya dari Juicy Luicy yang Viral di Medsos (Sumber : Istimewa)
Sukabumi17 Juli 2024, 16:49 WIB

Tindakan Puskesmas usai Warga Temukan Limbah Medis Berceceran di Parungkuda Sukabumi

Puskesmas buka suara terkait penemuan tabung sampel darah dan jarum suntik bekas yang berceceran di jalanan Parungkuda Sukabumi.
Tabung sampel darah hingga jarum suntik ditemukan tercecer di jalan Kompa-Cipanggulaan, Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto : Istimewa)
Sukabumi17 Juli 2024, 16:42 WIB

Buru-buru Nyari Ojek, Wanita Gendong Anak Ini Embat Duit Warung di Sukabumi

Awalnya, tidak ada yang sadar dengan aksi pencurian ini. Namun saat pemilik warung hendak berbelanja stok barang, ia baru sadar uang Rp3 juta di meja kasir hilang.
Wanita terduga pelaku pencurian uang di warung terekam CCTV (Sumber: CCTV)
Film17 Juli 2024, 16:30 WIB

Sinopsis Longlegs, Film Horror Mengungkapkan Kasus Misterius Pembunuhan Berantai

Longlegs merupakan salah satu film horor thriller terbaru serta terbaik di tahun ini yang telah tayang pada Kamis, 17 Juli 2024 di seluruh bioskop di Tanah Air.
Sinopsis Longlegs, Film Horror Mengungkapkan Kasus Misterius Pembunuhan Berantai (Sumber : Instagram/@neonrated)
Life17 Juli 2024, 16:00 WIB

10 Ciri Orang yang Punya Karakter Berkelas Meski Tampilannya Sederhana

Orang dengan karakter berkelas biasanya menunjukkan kualitas tertentu yang membuat mereka dihormati dan dikagumi.
Ilustrasi - Orang dengan karakter berkelas biasanya menunjukkan kualitas tertentu yang membuat mereka dihormati dan dikagumi. (Sumber : pexels.com/@Sơn Ngọc).
Sukabumi17 Juli 2024, 15:54 WIB

Bupati Ikut Bersuara, Kasus Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu Sukabumi

Marwan menunggu mekanisme hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami ketika dimintai komentar soal kasus dugaan pelecehan seksual salah satu finalis Putri Nelayan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/7/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Entertainment17 Juli 2024, 15:30 WIB

Ulang Tahun Hari Ini, Wonwoo SEVENTEEN Ingin Foto Bersama Keluarga di Studio Miliknya

Jeon Wonwoo adalah member dari boygrup sekaligus anggota unit Hip Hop SEVENTEEN yang berulang tahun hari ini, yaitu Rabu, 17 Juli 2024. Namanya menjadi trending topic di X, karena Carats mengucapkan ulang tahun padanya.
Ulang Tahun Hari Ini, Wonwoo SEVENTEEN Ingin Foto Bersama Keluarga di Studio Miliknya (Sumber : Instagram/@everyone_woo)
Inspirasi17 Juli 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja di Toko Oleh-oleh Khas Sukabumi, Yuk Cek Kualifikasinya

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi. Lowongan Kerja di Toko Oleh-oleh Khas Sukabumi, Yuk Cek Kualifikasinya (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi17 Juli 2024, 14:53 WIB

Hutan Pinus Tertutup Tanah, Longsor Susulan Ancam Jalan Jampangtengah Sukabumi

Sementara di bawah lapisan tanah terdapat batuan cadas yang miring dan licin.
Kondisi material longsor berupa tanah yang menutupi area hutan pinus milik Perhutani di pinggir jalan provinsi ruas Jampangtengah-Kiaradua, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Science17 Juli 2024, 14:30 WIB

Selatan Banten dan Sekitarnya Waspada! Fase Purnama Picu Banjir Rob di Pesisir Indonesia

Fenomena ini terkait fase bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di sejumlah perairan di Indonesia.
Ilustrasi banjir rob. Sampah berserakan kotori pantai Karanghawu Cisolok paska gelombang pasang | Foto : Ilyas Supendi