Respons Waskita Soal Desakan Perbaikan Jalan Cibunarjaya Sukabumi

Kamis 06 Juli 2023, 13:37 WIB
Pemuda Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi menuntut Waskita menuntaskan perbaikan jalan di Cibunarjaya. (Sumber : Dok.Sukabumiupdate.com)

Pemuda Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi menuntut Waskita menuntaskan perbaikan jalan di Cibunarjaya. (Sumber : Dok.Sukabumiupdate.com)

SUKABUMIUPDATE.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab memperbaiki jalan di Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi yang rusak akibat proyek tol Bocimi Seksi 2.

Pernyataan tersebut menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan pemuda Warunggombong, Desa Cibunarjaya di kantor PT Waskita Karya, Jalan Alternatif Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin, 3 Juli 2023.

Mereka menuntut agar lubang jalan yang sudah ditambal coran di Desa Cibunarjaya dituntaskan dengan pengaspalan sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Waskita.

Baca Juga: Karnaval Hingga Tabur Bunga, Melihat Puncak Syukuran Nelayan Cisolok Sukabumi

Dalam hal perbaikan jalan di Desa Cibunarjaya, Waskita menyatakan prosesnya membutuhkan waktu. Pasalnya Waskita juga memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki lima titik jalan rusak karena digunakan untuk proyek jalan tol Bocimi seksi 2.

Perbaikan yang dilakukan di lima titik jalan itu berbeda-beda yaitu pengaspalan dan betonisasi. Sehingga dibutuhkan pengecekan secara langsung untuk memastikan berapa panjang jalan yang mesti diperbaiki dan berapa biaya yang dibutuhkan.

Humas PT Waskita Karya (Persero) Tbk Edi Abas menyatakan sejak awal warga, tokoh Desa Cibunarjaya bersama perwakilan pemerintah telah menyampaikan mengenai kondisi jalan tersebut kepada PT Waskita Karya.

Baca Juga: 7 Faktor Resiko Speech Delay pada Anak, Autis hingga Screen Time

"Dari awal, pihak Muspika, tokoh dan warga sudah datang ke kantor. Waktu itu kita sudah bahas dan kita sampaikan soal masalah pekerjaan [perbaikan jalan]," ujar Edi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (6/7/2023).

Dari pertemuan tersebut, Edi menyatakan Waskita dan warga sepakat untuk memprioritaskan perbaikan Jalan Koramil, penghubung ke jalan alternatif Cicurug yang juga rusak akibat dilintasi kendaraan proyek tol Bocimi. "Jadi bulan Mei dan bulan Juni itu mulai perbaikan," ujarnya.

Edi menyatakan, hal inilah yang kemudian menimbulkan miskomunikasi. Menurut Edi pemuda Cibunarjaya mengira Waskita akan terlebih dulu menuntaskan perbaikan jalan di Desa Cibunarjaya.

Baca Juga: Akses Lalu Lintas Masih Ditutup, Berikut Progres Perbaikan Jembatan Cikereteg

"Mereka mengira [Pemuda Cibunar] akan Jalan Cibunar dulu yang pertama diperbaiki, ternyata hasil keputusannya dimulai dari Koramil Cicurug dulu, maka terjadilah miskomunikasi," ujarnya.

Edi menuturkan ada 5 titik perbaikan jalan PT Waskita Karya yaitu Jalan Koramil, Desa Nanggerang, Cileleuy, Desa Cibunarjaya dan Tenjoayu.

Adapun urutan perbaikan dari mulai Koramil, Desa Nanggerang lalu Cibunarjaya. Urutan perbaikan jalan menyesuaikan dengan tingkat kerusakan dan jenis perbaikan. Dalam hal ini yang didahulukan itu adalah yang dilakukan pengecoran seperti jalan Koramil.

Baca Juga: 120 Ribu/Kg, Ikan Dewa Langka dan Mahal Ada di Sungai Cibuni Sukabumi

Setelah di titik-titik perbaikan jalan dengan pengecoran, dilanjutkan ke titik-titik perbaikan dengan pengaspalan, salah satunya untuk jalan di Desa Cibunarjaya.

"Setelah tahapannya selesai, baru melangkah ke lokasi pengaspalan, jadi gak bisa berbarengan sekaligus, tentunya satu satu penanganan perbaikannya," jelasnya.

"Intinya Waskita ada itikad baik untuk perbaikan jalan tersebut salah satunya sudah diadakan penambalan pengecoran, untuk pengaspalannya yang dimohon warganya bersabar, karena bukan satu titik yang akan diperbaiki. Jadi butuh waktu dan proses juga," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang