Marak Penambangan Emas Ilegal di Ciemas Sukabumi, Bupati Bilang Begini!

Sabtu 20 Mei 2023, 02:32 WIB
Lokasi penambangan ilegal di Blok Cibuluh Ciemas | Foto : dok.sukabumiupdate.com

Lokasi penambangan ilegal di Blok Cibuluh Ciemas | Foto : dok.sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menanggapi terkait aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Perhutani Blok Cibuluh yang belakangan diketahui merenggut 2 orang korban akibat tertimbun longsoran tanah didalam lobang.

"Sudah diupayakan, apalagi udah dibikin tambang rakyat ilegal kan, tapi kan namanya juga manusia ku nafsu (sama nafsu) dan tidak mengutamakan faktor keamanan, kemudian orang yang mengkordinir tidak melihat keselamatan orang-orang yang dibawah lubang," ujar Marwan kepada awak media, Jumat (19/5/2023).

Menurut Marwan, pihaknya khawatir pada bekas lobang galian tambang ilegal memakan korban warga sekitar yang akan mencari rumput ataupun kayu di area bekas tambang. "Yang saya takutkan lagi bolongan-bolongan, coba kalau ada orang yang lagi ngambil rumput jalan ke situ blos masuk lubang tidak ada yang tahu, tidak direklamasi ditutup," jelasnya.

Baca Juga: Makin Kaya, Mengintip Kekayaan Anggota DPR RI Dapil Sukabumi

Selain itu, jelas Marwan tambang emas ilegal tersebut juga menghambat perkembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi, dimana pembuangan air bekas pengolahan tambang emas tersebut samapai membuat keruh air laut dikarekan pembungan air bekas tambang dialirkan ke sungai.

"Yang jadi persoalan juga di situ pencemaran itu sampai ke Ciwaru, laut Ciwaru kaya bajigur (keruh warna coklat), arek (mau) orang pariwisata maju gimana, tapi kan mereka harusnya sadar bareng karena hidup tuh bukan hanya mereka (gurandil, red) sendiri," tegas Marwan.

Marwan mengungkapkan jika penegakan hukum kepada penambang emas ilegal sudah sering dilakukan. Namun, masyarakat ngenyel kembali melakukan pemanbangan ilegal. "Dari hulu ke hilir pun orang hidup dibawah penegakan hukum kan itu rakyat yah butuh hidup, tidak ditegakan (itu) aturan, serba salah, bantu lah sama media untuk mensosialisasikan, safety tambangnya pun harusnya diperhatikan," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)