UPTD PU Ajukan Perbaikan Jalan Rusak di Ruas Warungkiara-Mekarasih Sukabumi

Senin 06 Februari 2023, 19:34 WIB
Kondisi jalan rusak di ruas Warungkiara-Mekarasih tepatnya di Dusun Cigadog Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi. | Foto: Ilyas

Kondisi jalan rusak di ruas Warungkiara-Mekarasih tepatnya di Dusun Cigadog Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi. | Foto: Ilyas

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi ruas jalan Warungkiara-Mekarasih di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara alami kerusakan dan perlu segera diaspal oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi.

Jalan Kabupaten ini selain rusak juga dipenuhi bebatuan kecil. Sehingga ketika terjadi hujan, pengendara motor musti hati-hati karena jalan akan becek dan licin.

“Kerusakan jalan sekitar 3 kilometer dari jembatan Lalay. Sejak dari zaman kepala desa sebelumnya sudah rusak,” ujar Kepala Desa Bantarkalong Rohmat kepada sukabumiupdate.com, Senin (6/2/2023).

Rohmat yang menjabat Kades sejak tahun 2019 itu menuturkan, bahwa tahun 2020 sudah ada rencana pengaspalan di ruas jalan tersebut ditambah dengan pembangunan jembatan baru. Hanya saja, lanjut dia, waktu itu ada penambahan lebar jalan sehingga akhirnya perbaikannya diundur pada tahun 2021.

“Ternyata 2021 itu refocusing anggaran. Sampailah hari ini. Jadi ini memang perlu segera di support untuk dibangun. Kami juga sudah berusaha koordinasi dengan Pak Kadis PU, pak Sekdis, mendorong lah terutama. Barangkali mudah-mudahan harapan di tahun 2023 itu direalisasikan,” jelasnya.

Baca Juga: Rumah Rusak Diterjang Badai, Cerita Keluarga Rohani di Cisande Sukabumi

Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu Edi Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan perbaikan jalan rusak di Desa Bantarkalong tersebut ke dalam program Dinas PU. "Mudah-mudahan tahun ini masuk anggaran," kata dia.

Edi juga menambahkan, proyek rekontruksi jalan dan pemeliharaan rutin di ruas jalan Warungkiara-Mekarasih ini mulai dari sta 0+800 hingga 4+200 km.

"Itu yang kami masukan ke bagian program kami. Termasuk jembatan Cilandak sta 2+ 400. Mudah-mudahan diakomodir oleh bina program termasuk utilitas bahu beton dan TPT sta 0+900 sampai dari 0+975 dan solokan tembok sta 0+ 050 sampai dari 0+250," tandasnya.

Writer: Ilyas Supendi (CRP)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat20 Juni 2024, 16:30 WIB

Konsumsi Banyak Serat, Ini 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis

Mengingat kadar gula yang tinggi dapat menimbulkan gejala seperti haus, kelelahan, dan sering pergi ke toilet.
Ilustrasi. Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi Memilih20 Juni 2024, 16:21 WIB

Kabar Artis Asal Sukabumi di Bursa Pilkada 2024, Ada Omesh, Bobby, hingga Faank

Beberapa public figure atau artis kelahiran Sukabumi menjadi sorotan seiring dengan semakin dekatnya pembukaan pendaftaran Pilkada serentak tahun 2024 di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Artis asal Sukabumi maju Pilkada Sukabumi, Bobby Maulana, Ananda Omesh, dan Faank alias Farhan Zainal Muttaqin | Foto : Istimewa
Sehat20 Juni 2024, 16:15 WIB

3 Penyebab Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, Ini Alasannya

penderita diabetes sering mengalami meningkatnya frekuensi buang air kecil alias kencing di malam hari. Berikut sebab yang memicu hal demikian terjadi
Ilustrasi Beberapa penyebab kenapa penderita diabetes kerap buang air kecil pada saat malam hari (Sumber : Pexels.com/@cottonbro studio)
Sukabumi20 Juni 2024, 16:14 WIB

Perlu Uji Endotoksin, Hasil Audit KIPI Bayi di Sukabumi Meninggal Setelah Imunisasi

Kusmana menyatakan pihak keluarga ingin kepastian terkait penyebab kematian.
(Foto Ilustrasi) Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengikuti Zoom meeting dengan Komite Nasional KIPI pada Kamis (20/6/2024), membahas kasus bayi meninggal setelah imunisasi. | Foto: Pixabay
Nasional20 Juni 2024, 16:11 WIB

Dari Gunung Putri ke Villa di Sukaraja Sukabumi, Sindikat Uang Palsu Miliaran Rupiah

tersangka YS atau yang akrab disapa Ustad yang diketahui berasal dari Sukabumi berperan mencari lokasi baru yaitu sebuah bangunan villa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.
Pada akhir tahun 2023, Polisi menemukan lembaran uang palsu yang tersimpan dalam peti kayu di salah satu vila di Cibunar, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin
Science20 Juni 2024, 16:00 WIB

9 Fakta Menarik Titik Balik Matahari Juni, Lingkaran Arktik memiliki Siang Hari 24 Jam

Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek.
Ilustrasi - Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek. (Sumber : Freepik.com/@bearfotos).
Sukabumi20 Juni 2024, 15:49 WIB

Pria Ini Ditangkap karena Nekat Tabrak Mobil Istrinya di Cibeureum Sukabumi

Polisi mengamankan tiga mobil dan beberapa senjata tajam.
Mobil yang terlibat kejadian di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Selasa, 18 Juni 2024. | Foto: Instagram/@polres_sukabumikota
Sehat20 Juni 2024, 15:45 WIB

Inilah 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Asam Urat Saat Tidur Malam Hari

Saat tidur malam hari, kebanyakan penderita asam urat akan merasakan nyeri asam urat kambuh dan menyiksa sehingga mengganggu jam istirahat mereka.
Ilustrasi Ketahui penyebab dan cara mengatasi nyeri asam urat kambuh saat tidur malam hari (Sumber : Freepik.com/@krakenimages.com)
Food & Travel20 Juni 2024, 15:30 WIB

Awas! 6 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi

Kedelai tanpa pemanis cenderung paling kecil kemungkinannya untuk meningkatkan gula darah, karena kadar gula yang lebih rendah dan kadar protein yang lebih tin
Ilustrasi. Awas Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi! (Sumber : Pixabay/Stanias)
Sukabumi20 Juni 2024, 15:23 WIB

Korban Tawuran Pelajar? Remaja Kena Sabetan Celurit di Pabuaran Sukabumi

Korban yang saat ini dirawat di Puskesmas Pabuaran adalah satu orang.
Luka pada kepala remaja yang saat ini ditangani di Puskesmas Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa