IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi Kebakaran, Pasien Ditampung di Ruang Transit

Rabu 21 Desember 2022, 20:37 WIB
IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dilanda kebakaran pada Rabu (21/12/2022). | Foto: SU/Denis Febrian.

IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dilanda kebakaran pada Rabu (21/12/2022). | Foto: SU/Denis Febrian.

SUKABUMIUPDATE.com - Ruangan IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi untuk sementara tak bisa digunakan akibat kebakaran yang terjadi Rabu (21/12/2022). Pasien pun dievakuasi ke ruang transit beserta peralatan medis.

“Untuk perawatan pasca terjadinya kebakaran IGD tadi pukul 11.45 WIB, pasien semua sudah terkondisikan di ruang IGD bencana atau ruang transit dan semua sudah masuk. Sampai saat ini masih di sana," ujar Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian.

Pihak RSUD Palabuhanratu masih melakukan perbaikan ruang IGD pasca kebakaran. Ia menargetkan 1 atau 2 hari kedepan ruangan kegawatdaruratan itu bisa kembali digunakan seperti biasa. 

Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Gunung Gede Bukan Pangrango, Ini 6 Fakta Menariknya!

Billy menyebut, kebakaran itu melanda bagian atap atau genting, plafon dan jaringan listrik.

“Yang terbakar itu hanya plafonnya saja, kalau yang rusak selain plafon yaitu genting karena memang untuk pemadamannya di atas. Adapun kondisi listrik sedang perbaikan juga," katanya.

Lebih lanjut Billy menuturkan, total terdapat 54 pasien dari IGD yang dievakuasi ke ruangan transit. Ia memastikan untuk para pasien dalam kondisi aman serta tidak ada yang mengalami luka akibat kebakaran.

"Karena memang tadi dalam tindak evakuasi kurang dari 5 menit pasien berhasil dikeluarkan semua. Jadi tidak ada pasien yang tersisa pada saat kejadian yang terjadi di IGD,” ungkapnya.

Baca Juga: Mulai 23/12, Tol Bocimi Seksi 2 Dibuka Sementara Selama Libur Nataru

“Pasien di ruang transit disediakan bed, karena bed bawaan dari IGD itu kita pindah. Kalau ada pasien yang alami sesak nafas kita memakai oksigen sentral dan memang di situ sudah tersedia oksigen tabung," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terbakar terjadi pada Rabu pukul 11.45 WIB siang.

Peristiwa tersebut membuat sejumlah pasien terlihat panik hingga berhamburan menyelamatkan diri dari dalam ruang kegawatdaruratan tersebut.

Baca Juga: Mengapa Sukabumi Dingin dan Sejuk? Yuk, Mengenal 3 Gunung yang Mengapit Wilayah Ini!

Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Yusuf Eryadi mengatakan, api dapat padam setelah 15 menit proses pemadaman dilakukan. Dalam kejadian ini, damkar menurunkan pihaknya dua mobil pemadam.

Menurut Yusuf, titik api berada di plafon IGD dan diduga penyebabnya berasal dari arus pendek listrik. “Titik api langsung dicari dan Alhamdulillah api dapat langsung dipadamkan sehingga kerusakan dapat diminimalisir,” tandasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran IGD RSUD Palabuhanratu.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi29 Mei 2024, 01:55 WIB

3 Perahu Nelayan Karam Dihantam Gelombang Tinggi di Pesisir Ujunggenteng Sukabumi

Gelombang tinggi menghantam sejumlah perahu nelayan yang terparkir di pesisir Ujunggenteng Sukabumi.
Kondisi perahu nelayan yang karam dihantam gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi28 Mei 2024, 23:43 WIB

Cerita Pilu Korban Hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi, Meninggal Jelang Perpisahan Sekolah

Berikut cerita pilu dari ayah Satria, korban hanyut di Sungai Citatih Sukabumi yang ditemukan meninggal dunia usai tiga hari pencariah.
Kondisi di rumah duka korban hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sukabumi28 Mei 2024, 21:36 WIB

KA Pangrango Sukabumi-Bogor Terlambat 4 Jam Akibat Gangguan Lokomotif, KAI Minta Maaf

Gangguan lokomotif KA Pangrango Sukabumi-Bogor ini terjadi saat memasuki Stasiun Cisaat.
KA Pangrango di Stasiun Sukabumi. (Sumber Foto : Dok. PT KAI Daop 1 Jakarta)
Sukabumi28 Mei 2024, 21:06 WIB

Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Ujunggenteng Sukabumi, Belasan Perahu Nelayan Rusak

Belasan perahu nelayan rusak usai diterjang gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi.
Kondisi perahu nelayan yang rusak diterjang gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat28 Mei 2024, 21:00 WIB

3 Rekomendasi Olahraga untuk Penderita Asam Urat dengan Cara Melakukannya

Olahraga sangat erat kaitannya dengan asam urat karena dapat mencegah dan mengatasi serangannya di masa depan.
Ilustrasi. Olahraga sangat erat kaitannya dengan asam urat karena dapat mencegah dan mengatasi serangannya di masa depan. Sumber: Freepik/freepik
Nasional28 Mei 2024, 20:15 WIB

Gempa Dangkal M6,2 di Laut Barat Aceh, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M6,2 di Pantai Barat Aceh ini terasa di enam wilayah. BMKG beberkan pemicunya.
Episenter Gempa Aceh bermagnitudo M6,2 di Pantai Barat Simeulue. (Sumber : BMKG)
Sehat28 Mei 2024, 20:00 WIB

Apakah Seseorang yang Makan Terlalu Banyak Gula Sebabkan Diabetes? Simak Disini

Makan terlalu banyak gula sangat berisiko terkena penyakit diabetes atau gula darah.
Ilustrasi - Makan terlalu banyak gula sangat berisiko terkena penyakit diabetes atau gula darah. | Foto: Pexels.com/ RDNE Stock Project
Sukabumi28 Mei 2024, 19:41 WIB

Fasdes Berikan Edukasi Penanganan Gempa dan Tsunami di Tegalbuleud Sukabumi

Kegiatan ini bertujuan membangun masyarakat desa supaya lebih mandiri ketika menghadapi ancaman bencana.
Warga bersama Forkopimcam Tegalbuleud, perangkat desa, BPBD, Fasdes Tangguh Bencana, dan Forum PRB, melakukan simulasi penanganan gempa bumi dan tsunami, Selasa (28/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi28 Mei 2024, 19:10 WIB

Fakta-fakta Mayat Wanita di Laut Palabuhanratu Sukabumi, Saksi Temukan Jerigen

Berikut fakta-fakta penemuan mayat wanita di Laut Palabuhanratu Sukabumi menurut keterangan saksi.
Polisi dan Basarnas saat mengevakuasi jasad wanita yang ditemukan terapung di laut Palabuhanratu Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat28 Mei 2024, 19:00 WIB

9 Tips Aman dan Nyaman Bepergian Bagi Penderita Asam Urat, Cegah Serangannya!

Bagi penderita asam urat mesti mengetahui tips saat bepergian keluar rumah.
Ilustrasi - Bagi penderita asam urat mesti mengetahui tips saat bepergian keluar rumah. (Sumber : Freepik.com/@prostooleh).