SUKABUMIUPDATE.com - Artis Sarwendah saat ini viral dan tengah menjadi perbincangan hangat netizen usai muncul kabar ia diduga melakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi.
Kabar tersebut pertama kali muncul dari akun X yang membagikan video wawancara dengan seseorang yang mengaku sebagai juru kunci Gunung Kawi, dimana ia menyebutkan ada banyak pesohor yang melakukan ritual, termasuk Sarwendah.
Hal tersebut memicu berbagai spekulasi netizen di media sosial. Bahkan, sampai ada yang menyebutkan bahwa sakitnya Ruben Onsu karena pesugihan yang diduga dilakukan Sarwendah.
Mengutip dari Suara.com, Sarwendah kemudian mengutus tim pengacara, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham memberikan klarifikasi. Mereka, membantah segala tudingan yang dialamatkan kepada kliennya.
Chris Sam Siwu saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Senin, 18 Mei 2026, mengatakan bahwa kabar yang beredar saat ini adalah fitnah.
"Ya, jadi pesugihan ataupun apa pun di belakangnya itu termasuk yang tadi (isu guna-guna Ruben Sakit) bilang itu, semuanya berarti fitnah ya, itu fitnah dan hoaks," ujar Chris Sam Siwu dikutip dari Suara.com pada Selasa, (19/05/2026).
Baca Juga: Sarwendah Diduga Lakukan Ritual di Gunung Kawi, Pengakuan Juru Kunci Viral
Chris menekankan bahwa tuduhan mengenai guna-guna Ruben Onsu bisa dipastikan hoaks.
"Kalau terkait dengan kesehatan Bensu (Ruben Onsu) ya itu kita nggak bisa ngomong karena itu memang masalah pribadi dan tidak ada kaitannya dengan klien kami gitu ya," tegas Chris.
Rekan Chris, Simon Abraham mengatakan, keberadaan Sarwendah di Gunung Kawi adalah murni untuk syuting podcast horor, Kakak Beradik.
"Jadi memang temanya horor dan pengambilan videonya ya disana," kata pengacara Sarwendah.
Faktanya, saat mendatangi Gunung Kawi di 2021, Sarwendah didampingi oleh banyak kru serta anggota keluarganya yang lain.
"Ya dari situ aja udah kelihatan bahwa kami punya dasar klien kami ke sana karena acara podcast ramai-ramai dengan kru dengan ya Jordi juga ya timnya juga gitu," lanjutnya.
Chris Sam Siwu menduga juru kunci di lokasi tersebut mungkin melihat kliennya namun tidak mengetahui agenda syuting horor yang sedang dilakukan.
"Jadi memang mungkin pada saat itu kuncennya melihat klien kami. Tapi tidak menanyakan klien kami ke sini sedang ngapain gitu ya, ternyata hanya podcast," imbuhnya.
Sumber: Suara.com





