1 Korban Kritis: 2 Remaja di Simpenan Sukabumi Dibacok Usai Nonton Konser Musik Kemerdekaan

Sukabumiupdate.com
Selasa 18 Agu 2026, 13:57 WIB
1 Korban Kritis: 2 Remaja di Simpenan Sukabumi Dibacok Usai Nonton Konser Musik Kemerdekaan

Ilustrasi celurit. | Foto : Edit by ChtaGPT

SUKABUMIUPDATE.com - Malam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapang Sepak Bola Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, berujung mencekam. Dua remaja menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal usai menyaksikan acara hiburan musik band di lokasi tersebut pada Senin (17/8/2026) malam.

Salah satu korban, Andira Yusep Hidayat (19), warga Cigaru, mengatakan peristiwa itu bermula dari senggolan antara temannya, Rafli, dengan seseorang saat berada di sekitar lokasi acara.

Menurut Andira, setelah kejadian tersebut, Rafli sempat dikejar oleh pelaku. Ia bahkan melihat pelaku mengeluarkan celurit dan berusaha membacok Rafli.

Baca Juga: Gempa M6,1 di Pesisir Niar Selatan Sumatera

"Si Rafli tuh diikuti dari belakang. Nggak lama kemudian, pelaku mungkin menggesekkan celurit ke aspal. Celurit tersebut hendak dibacakan ke kepala Rafli, tetapi tidak mengenai sasaran. Rafli kemudian mengarahkan motornya hingga akhirnya terjatuh," kata Andira, saat ditemui di Polres Sukabumi, pada Selasa (18/8/2026).

Setelah itu, Andira bersama temannya, Angga Ardiansyah (22), berusaha mencari keberadaan pelaku yang disebut berjumlah tiga orang. Mereka kemudian bertemu dengan ketiga orang tersebut di sekitar kawasan Kiarakoneng. 

Sempat terjadi ketegangan hingga salah seorang pelaku kembali mengeluarkan celurit dari balik pakaiannya. Andira mengaku langsung berusaha menyelamatkan diri saat pelaku mengayunkan senjata tajam tersebut.

Baca Juga: Gas Melon Disulap Jadi LPG 50 Kg, Membongkar Bisnis Oplosan di Sukabumi: Kerugian Capai Rp1,5 M

"Setelah (pelaku) mengeluarkan celurit dari bajunya, saya kabur rekan masih di lokasi karena terjatuh," katanya.

Dalam kejadian itu, Angga diduga menjadi sasaran pembacokan. Ia mengalami sejumlah luka, termasuk di bagian pinggang dan tangan saat berusaha menangkis sabetan celurit.

Andira sendiri juga mengalami luka akibat senjata tajam tersebut. "Di sini," kata Andira sambil menunjukkan bagian tubuhnya yang mengalami luka.

Baca Juga: Pemuda Asal Jakarta Hilang di Pantai Karangnaya Sukabumi, Tim SAR Perluas Pencarian

Usai kejadian, para korban dan teman-temannya berusaha memberikan pertolongan. Angga kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Andira menyebut kondisi Angga hingga Selasa (18/8/2026) masih kritis dan menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu. "Di RS lagi koma," ungkapnya.

Andira mengaku tidak mengenal pelaku. Ia hanya sempat melihat wajah pelaku pada malam kejadian. Berdasarkan keterangannya, satu orang disebut membawa celurit saat insiden berlangsung.

Baca Juga: Cara Orang Sunda Zaman Dulu Menentukan Musim yang Masih Dipakai Hingga Sekarang

"Pas udah nonton acara musik reggae. Acaranya jam 8.30 an sampai jam 11 malam," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan dan proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

"Benar. Sedang ditangani dan menjalani pemeriksaan," Singkat Dudi Suharyana.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini