SUKABUMIUPDATE.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari aktor sekaligus komedian senior, Diding Boneng dilarikan ke rumah sakit sejak Rabu, 18 Februari 2026 malam.
Diding Boneng dibawa ke rumah sakit karena penyakit asma yang dideritanya kambuh. Saat ini, aktor senior itu dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di Rajak Hospital.
Mengutip dari Suara.com, Informasi ini beredar luas melalui pesan berantai yang diterima awak media pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam pesan singkat tersebut, disebutkan bahwa pemeran ikonik Mbah Buyut dalam film KKN di Desa Penari ini dibawa ke Rajak Hospital Salemba, Jakarta Pusat. Saat ini, lelaki 75 tahun itu tengah menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap.
"Saudaraku mohon doanya untuk abanganda 'DIDING BONENG' semalam dibawa ke rumah sakit RAJAK HOSPITAL SALEMBA karena menderita Asma," demikian bunyi pesan yang beredar di kalangan wartawan dikutip dari Suara.com pada Jumat, (20/02/2026).
Pihak kerabat yang menyebarkan informasi tersebut juga memohon doa dari masyarakat untuk kesembuhan sang aktor agar bisa segera pulih seperti sedia kala.
"Ya Allah disembuhkan, dipulihkan, disehatkan, dimudahkan. Amiin ya robbal alamiin bismillah tawaqaltu alallahu," sambung pesan tersebut penuh harap.
Baca Juga: Rumah Diding Boneng Ambruk, Ketua RT Sempat Dengar Suara Keras
Kondisi kesehatan Diding Boneng memang menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Ini bukan kali pertama dia mengalami gangguan pernapasan serius.
Pada awal Januari 2026 lalu, Diding juga sempat mengalami sesak napas hebat tak lama setelah rumah tuanya di kawasan Matraman ambruk rata dengan tanah. Kala itu, debu reruntuhan bangunan diduga menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik sang aktor.
Namun, riwayat penyakit paru-paru Diding Boneng sebenarnya memiliki akar masalah yang lebih kompleks. Dalam wawancara sebelumnya, pemilik nama asli Zainal Abidin Zetta ini pernah blak-blakan mengungkapkan bahwa kerusakan pada paru-parunya bermula dari aktivitas syuting film horor.
Dia mengaku sempat terpapar asap buatan (smokegun) secara berlebihan selama 40 hari syuting siang dan malam. Paparan asap kimia itulah yang diyakininya merusak organ pernapasannya hingga menyebabkan ia sering mengalami sesak napas kambuhan hingga saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak keluarga mengenai perkembangan kondisi terkini Diding Boneng setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Sumber: Suara.com





