Penyebab Gusi Berdarah saat Sikat Gigi, Jangan Diabaikan!

Sukabumiupdate.com
Jumat 02 Okt 2026, 10:00 WIB
Penyebab Gusi Berdarah saat Sikat Gigi, Jangan Diabaikan!

Ilustrasi, menyikat gigi (Sumber: Freepik.com/@nensuria)

SUKABUMIUPDATE.com - Gusi berdarah saat menyikat gigi sering dianggap sebagai hal biasa, terutama jika darah yang keluar hanya sedikit dan tidak disertai rasa sakit. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut yang perlu diperhatikan.

Selain karena radang gusi, perdarahan juga bisa dipicu oleh kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, perubahan hormon, hingga penggunaan obat tertentu. Lantas, apa saja penyebab gusi berdarah saat sikat gigi dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Penumpukan Plak dan Karang Gigi

Penumpukan plak merupakan salah satu penyebab utama gusi mudah berdarah. Plak adalah lapisan lengket yang mengandung bakteri dan terbentuk pada permukaan gigi.

Jika plak tidak dibersihkan secara rutin, bakteri di dalamnya dapat mengiritasi jaringan gusi sehingga menyebabkan peradangan. Kondisi ini dikenal sebagai gingivitis, yang umumnya ditandai dengan gusi kemerahan, bengkak, dan mudah berdarah saat menyikat gigi.

2. Menyikat Gigi Terlalu Keras

Menyikat gigi dengan tekanan berlebihan atau menggunakan sikat berbulu keras dapat melukai jaringan gusi. Akibatnya, gusi bisa mengalami iritasi dan mengeluarkan darah.

Menyikat gigi lebih keras bukan berarti gigi menjadi lebih bersih. Sebaliknya, tekanan yang berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan berisiko merusak jaringan di sekitar gigi.

Baca Juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Kebakaran Lahan di Simpenan Sukabumi Sempat Ancam Perumahan

3. Mengalami Radang Gusi atau Gingivitis

Gingivitis merupakan tahap awal penyakit gusi yang sering kali tidak disadari karena dapat terjadi tanpa rasa sakit yang berarti.

Selain perdarahan saat menyikat gigi, kondisi ini dapat ditandai dengan gusi yang membengkak, berwarna lebih merah dari biasanya, terasa sensitif, atau disertai bau mulut.

4. Perubahan Hormon

Perubahan hormon juga dapat membuat gusi lebih sensitif terhadap plak dan lebih mudah mengalami peradangan.

Kondisi ini dapat terjadi selama kehamilan, masa pubertas, atau periode perubahan hormon lainnya. Pada sebagian orang, gusi dapat terlihat lebih merah, membengkak, dan mudah berdarah meskipun jumlah plak tidak terlalu banyak.

5. Kekurangan Nutrisi Tertentu

Kekurangan nutrisi tertentu juga dapat berkaitan dengan masalah gusi. Salah satunya adalah kekurangan vitamin C, yang berperan penting dalam pembentukan kolagen dan pemeliharaan jaringan, termasuk gusi.

Kekurangan vitamin C yang berat dapat menyebabkan gusi mudah berdarah, terutama jika disertai gejala lain seperti mudah memar dan luka yang sulit sembuh.

6. Penggunaan Obat Tertentu

Beberapa obat dapat memengaruhi risiko perdarahan. Misalnya, obat antikoagulan atau pengencer darah dapat membuat perdarahan berlangsung lebih lama pada sebagian orang.

7. Kebiasaan Membersihkan Sela Gigi yang Kurang Tepat

Sisa makanan dan plak dapat menumpuk di sela-sela gigi, yaitu area yang sulit dijangkau oleh bulu sikat gigi.

Jika sela gigi tidak dibersihkan, penumpukan plak dapat memicu peradangan gusi. Sebaliknya, penggunaan benang gigi dengan gerakan kasar juga dapat melukai jaringan gusi.

Baca Juga: Indonesia vs Bangladesh 9-2, Skuad Garuda Tambah Catatan Kemenangan Besar dalam Sejarah

Cara Mengatasi Gusi Berdarah saat Sikat Gigi

Cara mengatasi gusi berdarah perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan gusi:

  • Sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida dan sikat berbulu lembut.
  • Bersihkan sela gigi setiap hari menggunakan benang gigi atau alat pembersih interdental yang tepat.
  • Jangan menyikat gigi terlalu keras. Gunakan gerakan lembut dan pastikan seluruh permukaan gigi dibersihkan.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk buah dan sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral.
  • Hindari merokok, karena kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit gusi dan mengganggu kesehatan jaringan mulut.
  • Periksakan gigi ke dokter gigi untuk mengetahui penyebab perdarahan. Jika terdapat karang gigi, dokter dapat menyarankan pembersihan profesional sesuai kondisi.

Gusi berdarah saat menyikat gigi tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan menyikat terlalu keras. Penumpukan plak, radang gusi, perubahan hormon, dan faktor kesehatan lainnya juga dapat berperan.

Baca Juga: Hujan Deras, Jalan Cipanas Retak dan Akses Cihamerang Dihantam Longsor di Kabandungan Sukabumi

Sumber: Kemenkes

Berita Terkait
Berita Terkini