Mengenal Anxiety Dan Sederet Gejalanya yang Harus Diwaspadai

Selasa 30 Mei 2023, 19:15 WIB
Ilustrasi. Anxiety bisa berdampak buruk untuk kehidupan seseorang jika tidak segera ditangani dengan tepat | (Sumber : Freepik.com)

Ilustrasi. Anxiety bisa berdampak buruk untuk kehidupan seseorang jika tidak segera ditangani dengan tepat | (Sumber : Freepik.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Anxiety atau kecemasan sebenarnya merupakan hal yang wajar dialami manusia. Anxiety merupakan respons alami terhadap stres atau potensi bahaya yang dialami seseorang.

Saat seseorang mengalami hal tersebut maka akan timbul perasaan tidak nyaman, khawatir, atau takut tentang peristiwa di masa depan atau hasil yang tidak pasti.

Meskipun wajar mengalami kecemasan dari waktu ke waktu bagi sebagian orang bisa menjadi kronis dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Hari Sklerosis Ganda Sedunia, Mari Mengenal Penyakit Autoimun Berbahaya Ini

Jika sudah seperti itu tentu hal tersebut akan menjadi masalah. Lalu bagaimana gejala anxiety jika seseorang mengalaminya?

Merangkum dari berbagai sumber, gejala anxiety dapat bervariasi bagi setiap orang, namun beberapa tanda umum meliputi:

  • Sering merasa khawatir atau khawatir, bahkan ketika tidak ada ancaman atau alasan langsung untuk khawatir.
  • Memiliki kesulitan untuk tetap diam, merasa gelisah, atau mudah terkejut.
  • Merasa lelah atau lelah, bahkan tanpa melakukan aktivitas yang menuntut fisik atau mental.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Papiledema, Penyakit Kurnia Meiga Mantan Kiper Timnas Indonesia

  • Sulit untuk fokus pada tugas atau pikiran Anda sering kosong.
  • Merasa mudah gelisah, tidak sabar, atau pemarah.
  • Mengalami ketegangan otot, pegal-pegal, atau sakit kepala karena tegang.
  • Sulit tidur, tetap tertidur, atau mengalami tidur yang gelisah dan tidak memuaskan.
  • Tiba-tiba ketakutan atau ketidaknyamanan yang intens, disertai dengan gejala fisik seperti detak jantung yang cepat, sesak napas, pusing, dan berkeringat.

Baca Juga: Kebotakan dan Kerontokan Rambut Jadi Tanda Penyakit Sifilis? Ini Penjelasannya

Jika hal tersebut terjadi secara terus menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari, ada baiknya segera konsultasi atau meminta bantuan ahli untuk mendapat penanganan yang tepat.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel22 Mei 2024, 16:15 WIB

5 Pantai Terindah yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Ujunggenteng Sukabumi

Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan.
Pantai Karang Gantungan - Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan. (Sumber : Instagram/@a_pennn)
Inspirasi22 Mei 2024, 16:00 WIB

Bangun Personal Branding, 11 Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate

Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate: Sesuaikan Surat Lamaran: Tulis surat lamaran yang disesuaikan untuk setiap posisi. Jelaskan mengapa Anda tertarik pada perusahaan dan bagaimana keterampilan Anda cocok untuk pekerjaan itu.
Ilustrasi. Menganggur, Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate (Sumber : Pexels/TimGouw)
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)