SUKABUMIUPDATE.com – Fenomena cahaya misterius menyerupai bola api yang melintas di langit menghebohkan warga Sukabumi pada Sabtu (11/7/2026) malam. Seorang warga mengaku melihat benda bercahaya berwarna merah menyala melintas di langit sekitar pukul 21.30 WIB.
Salah seorang warga asal Cisaat Sukabumi, Oksa (29) mengaku menyaksikan langsung fenomena tersebut saat dalam perjalanan pulang dari Palabuhanratu bersama istri dan anaknya.
Menurut Oksa, benda bercahaya itu tampak seperti bola api yang bergerak turun di langit. Awalnya ia sempat ragu dengan apa yang dilihatnya, namun sang istri juga mengaku melihat fenomena serupa.
"Barusan saya baru banget pulang dari Palabuhanratu sama istri dan anak. Di jalan terlihat jelas melihat sesuatu yang jatuh, bentuknya kayak bola api. Sempat ragu juga, jangan-jangan apa gitu. Kalau petasan rasanya enggak mungkin. Maaf enggak sempat berhenti karena sudah buru-buru pulang, sudah malam. Yang lihat bukan saya saja, istri juga lihat," ujar Oksa kepada Sukabumiupdate.com, Minggu (12/07/2026).
Ia mengatakan peristiwa tersebut terlihat saat melintas di kawasan Warungkiara sekitar pukul 21.30 WIB.
"Sekitar Warungkiara jam 21.30-an. Warnanya merah seperti api. Kelihatannya turun. Rasanya bukan halusinasi, karena istri juga melihat," tambahnya.
Baca Juga: Cuaca Jawa Barat 12 Juli 2026, Sukabumi Cerah Berawan di Minggu Pagi
Fenomena serupa ternyata juga dilaporkan warga di berbagai wilayah Pulau Jawa. Dikutip dari akun media sosial Info Gempa Dunia, sekitar pukul 21.20 WIB warga di Kabupaten Ciamis menyaksikan sebuah benda langit terang melintas di langit. Pada waktu yang hampir bersamaan, sebagian warga juga melaporkan mendengar suara dentuman.
Berdasarkan karakteristik yang dilaporkan, benda langit tersebut diduga merupakan sebuah meteor yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi. Saat melintas, meteor terlihat berwarna hijau kebiruan, kemudian berubah menjadi oranye hingga merah sebelum akhirnya menghilang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai fenomena cahaya yang terlihat di langit tersebut. Namun, berdasarkan ciri-ciri yang dilaporkan warga dari berbagai daerah, fenomena itu diduga kuat merupakan meteor yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.




