SUKABUMIUPDATE.com - Puncak hujan meteor Eta Aquarid akan menghiasi langit malam tanggal 5 dan 6 Mei 2026. Bagi penggemar astronomi ini merupakan momen spesial untuk menyaksikan salah satu fenomena langit langka tersebut.
Mengutip laman Langit Selatan, rangkaian hujan meteor ini sebenarnya terjadi mulai tanggal 19 April – 28 Mei. Namun baru akan mencapai puncaknya pada tanggal 5 dan 6 Mei mendatang.
Hujan meteor Eta Aquarid sendiri berasal dari sisa komet Halley. Hujan meteor tersebut akan tampak datang dari rasi Aquarius dan bisa diamati setelah lewat tengah malam sampai jelang fajar, setelah rasi Aquarius terbit pukul 01:23 WIB.
Saat dalam fase puncaknya kita bisa mengamati banyak meteor melintas yang tampak seperti bintang jatuh sekitar 10-30 meteor per jam.
Baca Juga: Apa Itu Awan Iridensi? Fenomena Langka Sering Dikaitkan dengan Cuaca
Baca Juga: Terjadi 2 Purnama "Flower Moon" dan "Blue Moon", Daftar Fenomena Langit Mei 2026
Cara Melihat Hujan Meteor Eta Aquarid
Untuk menyaksikan fenomena langit tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama kamu bisa gunakan aplikasi astronomi untuk menentukan posisi rasi Aquaris di langit di mana titik tersebut merupakan lokasi kemunculan meteor-meteor tersebut.
Lalu, langit harus dalam kondisi cerah dan gelap, karena awan akan menghalangi pandangan kita. Sedangkan polusi cahaya akan membuat penampakan hujan meteor menjadi kurang jelas.
Jadi, pilih lokasi yang benar-benar gelap seperti perbukitan atau persawahan yang cukup jauh dari pemukiman atau daerah yang memancarkan banyak cahaya.




