TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

BPOM Cabut Izin Edar 69 Merek Obat Sirop Buntut Kasus Ginjal Akut, Ini Daftarnya

Ketiga perusahaan tersebut memproduksi obat sirop menggunakan bahan baku pelarut Propilen Glikol yang membuat produk menjadi mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) melebihi ambang batas aman.

Selasa 8 Nov 2022, 13:04 WIB
BPOM Cabut Izin Edar 69 Merek Obat Sirop Buntut Kasus Ginjal Akut, Ini Daftarnya

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencabut izin edar 69 merek obat sirop dari tiga perusahaan farmasi. Pencabutan ini buntut kasus gagal ginjal akut yang dialami sejumlah anak.

Mengutip suara.com, Kepala BPOM RI Penny K Lukito mengatakan puluhan obat sirop ini berasal dari tiga perusahaan farmasi yakni PT Yarindo Farmatama, PT Universal Pharmaceutical Industries, dan PT Afi Farma.

Ketiga perusahaan tersebut memproduksi obat sirop dengan menggunakan bahan baku pelarut Propilen Glikol yang membuat produk menjadi mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) yang melebihi ambang batas aman.

"Hasil investigasi dan intensifikasi pengawasan BPOM melalui inspeksi, perluasan sampling, pengujian sampel produk sirop obat dan bahan tambahan yang digunakan, serta pemeriksaan lebih lanjut terhadap sarana produksi, disimpulkan bahwa ketiga industri farmasi tersebut telah melakukan pelanggaran di bidang produksi sirop obat,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (8/11/2022).

Sebanyak 69 merek obat sirop yang ditarik izin edarnya sebagai berikut: 

PT Yarindo Farmatama

1. Cetirizine HCI sirop 60 ml

2. Dopepsa suspensi 100 ml

3. Flurin SMP sirop 60 ml

4. Sucralfate suspensi 100 ml


Halaman :
Tags :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini