Isak Tangis Warnai Istighosah Guru Honorer di Gelanggang Cisaat Sukabumi

Isak Tangis Warnai Istighosah Guru Honorer di Gelanggang Cisaat Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa para guru honorer se-Kabupaten Sukabumi Rabu diselangi istighosah, memanjatkan doa bersama agar harapan mereka untuk mendapatkan perlakuan yang layak dari pemerintah bisa terkabul.

Tak sedikit guru honorer, terutama wanita, yang berdoa diiringi isak tangis. Meski saat itu doa bersama dipanjatkan dibawah terik matahari, tak mengurangi keseriusan para guru honorer saat memanjatkan doa.

Usai berdoa bersama, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro masuk ke lapangan, ke tengah-tengah massa aksi. Di hadapan para guru honorer, Susatyo kemudian mengungkapkan apresiasinya lantaran aksi tersebut dapat berjalan kondusif.

BACA JUGA: Guru Honorer se-Kabupaten Sukabumi Silaturahmi Akbar di Gelanggang Cisaat

"Terima kasih, saya berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru, karena sudah menjaga aksi ini lebih kondusif. Mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk kita semua. Jika hujan, segera ke pinggir, cari tempat untuk berteduh. Saya tidak mau guru-guru saya nanti sakit," kata Susatyo disambut tepuk tangan.

Tak lama berselang, Susatyo menutup kalimat dengan menyanyikan lagu Hymne Guru bersama para guru honorer. Tak sedikit guru honorer kembali menangis terharu saat menyanyikan lagu tersebut.

Berita Terkini
Ilustrasi - Ekonomi tumbuh, angka-angka membaik. Tapi pertanyaannya, siapa yang benar-benar ikut tumbuh? (Sumber : AI/ChatGPT).

Ekonomi Tumbuh, Siapa yang Tumbuh

Pertumbuhan ekonomi sering kali menjadi indikator keberhasilan pembangunan. Namun, di balik angka-angka tersebut, muncul pertanyaan penting: siapa yang menikmati hasil pertumbuhan itu?

06 Nov 2026, 16:04 WIB