SUKABUMIUPDATE.com – Patir (12) bocah asal Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi terluka saat melintasi jembatan kereta api pamuruyan di atas Sungai Cicatih. Kaki bocah malang ini terperosok ke tengah rel yang sudah dipasangi kawat berduri, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Sekarwangi Cibadak.
BACA JUGA: Hilang 18 Bulan di Palabuhanratu, Dokter Kejiwaan : Nining Alami Depresi Berat
“Beruntung tidak jatuh, kaki kanannya terperosok ditengah rel, lukanya lumayan besar,” ujar Mulyadi (42) ayah korban saat berada di UGD RSUD Sekarwangi Cibadak, Rabu (4/7/2018).
Kepada sukabumiupdate.com, Mulyadi bercerita bahwa saat itu yang sedang bekerja tak jauh dari jembatan, dan tidak menyadari anaknya bermain di atas jembatan kereta api. “Saya dikasih tau sama kakak saya, Patir terperosok saat melintasi jembatan. Langsung kami bawa ke rumah sakit,” sambungnya.

Akibat terperosok, paha kanan Patir robek dan harus mendapatkan 20 jahitan. Kondisi Patir sendiri sudah membaik setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Jembatan sebenarnya sudah dipasang kawat berduri agar tidak dijadikan tempat bermain oleh anak-anak karena berbahaya, kalau jatuh lumayan tinggi. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang main kesana, karena memang berbahaya,” pungkasnya.
