Target PAD 2026 Sektor Pajak Rp496,5 Miliar, Ini Strategi Bapenda Kabupaten Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Senin 19 Jan 2026, 15:39 WIB
Target PAD 2026 Sektor Pajak Rp496,5 Miliar, Ini Strategi Bapenda Kabupaten Sukabumi

Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp918,105 miliar. Dari jumlah tersebut, target dari sektor pajak daerah ditetapkan mencapai Rp496,5 miliar.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Agus Kurniadi, mengatakan target tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, target pajak daerah berada di kisaran Rp443 miliar, sementara PAD ditargetkan sebesar Rp842 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, Agus menyebut Bapenda Kabupaten Sukabumi akan mengoptimalkan upaya ekstensifikasi dan intensifikasi pajak dan retribusi daerah. Salah satunya melalui program Gebyar Sipenyu (Gerakan Sadar Membayar Pajak dan Retribusi melalui Pelayanan Rakyat Terpadu).

“Gebyar Sipenyu ini menjadi branding kami untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi, dengan pelayanan yang lebih dekat dan terintegrasi,” jelasnya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Pacu Kinerja 2026, Bapenda Kabupaten Sukabumi Beri Penghargaan Pegawai dan Hadiah Umrah

Selain itu, Bapenda juga terus mengembangkan layanan berbasis digital melalui program Smart Bapenda, serta pelayanan jemput bola dengan mendatangi langsung lapangan melalui Pastel Isi (Pasar Pelayanan Pajak Teladan Terintegrasi).

“Pelayanan tidak hanya di kantor, tapi juga langsung ke lapangan agar wajib pajak lebih mudah mengakses layanan,” katanya.

Dari sisi penguatan basis data, Bapenda Kabupaten Sukabumi melakukan pembaruan data melalui pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Program ini dikemas dalam kegiatan bertajuk ‘Pada Nikah Ya’ (Penyepadanan Data NIK, NOP, NIB Tanah, dan Objek Pajak Daerah Lainnya).

“Updating data sangat penting untuk memastikan potensi pajak bisa tergali secara optimal,” ungkap Agus.

Tak hanya itu, Bapenda juga mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui pemberian reward Sipenyu sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat membayar pajak.

“Dengan kombinasi pelayanan, digitalisasi, pembaruan data, dan pemberian reward, kami optimistis target PAD 2026 dapat tercapai,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini