SUKABUMIUPDATE.com - Selain membangun rumah Cacih (52 tahun) yang tinggal di rumah tidak layak huni (Rutilahu) selama tujuh hari, prajurit TNI Kodim 0607 Kota Sukabumi, kembali beraksi dengan memperbaiki infrastruktur jalan dalam kurun waktu seminggu.
Perbaikan ruas jalan di Kampung Cipicung, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi tersebut pun masih dalam rangkaian HUT ke-72 TNI. Selain itu, berbagai kegiatan sosial lainnya pun digelar dalam Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS).
Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Inf Mohammad Mahfud Asat mengatakan perbaikan infrastruktur jalan tersebut diselesaikannya dalam waktu selama tujuh hari.
BACA JUGA:Â Dandim 0607 Kota Sukabumi Resmikan Rumah Mak Cacih
"Dalam pelaksanaan BSMSS ini kami telah membangun dalam bentuk pengaspalan jalan sepanjang 550 meter, dengan lebar tiga meter. Tidak hanya TNI, masyarakat juga ikut andil," ujarnya kepada sukabumiupdate.com saat berbincang-bincang dalam saalh satu kesempatan baru-baru ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut sebanding dengan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang menjadi salah satu program unggulan TNI untuk membantu masyarakat.

"Kegiatan BSMSS ini merupakan wujud bhakti TNI kepada masyarakat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam memperingati HUT ke72 TNI," tuturnya.
Ia pun menambahkan pengaspalan ruas jalan di Kampung Cipicung, Desa Cibolang ini dinilai sangat penting dilakukan, sebab jalan yang merupakan akses utama masyarakat menuju tempat publik ini, kondisinya sangat memprihatinkan.
"Oleh karena itu, saya bangun jalan ini, dengan cara di aspal. Agar warga dapat menikmati jalan mulus, yang dilalui warga menuju area publik. Seperti, sekolah, puskesmas, pasar dan tempat area publik lainnya," imbuhnya.
BACA JUGA:Â Peringati HUT TNI ke-72, Dandim 0607 Kota Sukabumi: Bersama Rakyat TNI Kuat
Mahfud berharap Program ini terus berlanjut, sehingga bisa membantu perbaikan jalan maupun pembangunan infra struktur yang sangat diharapkan dan bermanfaat bagi masyarakat terutama di pedesaan.
"Dengan adanya BSMSS ini, akan semakin menunjukkan bahwa keberadaan Prajurit TNI bukan hanya mampu untuk menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI, tetapi juga mampu berperan sebagai agen pembaharu sekaligus pengungkit tumbuhnya semangat pemberdayaan masyarakat agar lebih kreatif, mampu mandiri dalam melakukan proses perubahan," jelasnya.
