Jalan Sukabumi–Sagaranten–Tegalbuleud Rusak Parah, Warga: Rawan Kecelakaan!

Sukabumiupdate.com
Selasa 07 Apr 2026, 17:34 WIB
Jalan Sukabumi–Sagaranten–Tegalbuleud Rusak Parah, Warga: Rawan Kecelakaan!

Kondisi jalan ruas Sukabumi-Sagaranten-Tegalbuleud yang nampak rusak. (Sumber: SU/Ragil Gilang)

SUKABUMIUPDATE.com – Kerusakan jalan provinsi pada ruas Sukabumi–Sagaranten–Tegalbuleud kembali dikeluhkan warga. Jalan yang menjadi akses vital penghubung sejumlah kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah di berbagai titik.

Ruas jalan tersebut menghubungkan Kecamatan Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, Cidolog, hingga Tegalbuleud. Namun, kondisi jalan tidak merata. Di beberapa wilayah, kerusakan terbilang cukup serius dan membahayakan pengguna.

Seorang warga Sagaranten, Dede R (40), menyebutkan kerusakan terjadi dalam panjang yang signifikan di sejumlah titik. Di wilayah Desa Purabaya dan Neglasari, Kecamatan Purabaya, misalnya, kerusakan mencapai sekitar 7 kilometer.

“Selain itu, di wilayah Puncak Manggis, Cibaregbeg hingga Curug Luhur, Kecamatan Sagaranten, kondisi jalan rusak sekitar 20 kilometer. Sementara di Desa Tegallega, Cipamingkis, dan Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, masih ada sekitar 10 kilometer jalan yang belum diperbaiki,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Ambulans Baznas Kecelakaan di Cikembar Sukabumi, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

Menurut Dede, kondisi jalan didominasi lubang dan permukaan bergelombang, sehingga berisiko tinggi bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

“Kalau musim hujan, lubang tertutup air jadi tidak terlihat. Ini sering menyebabkan pengendara jatuh,” katanya.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa kondisi berbeda justru terlihat di wilayah Kecamatan Nyalindung hingga akses menuju Tegalbuleud yang relatif mulus dan nyaman dilalui.

Keluhan serupa disampaikan warga Purabaya lainnya, Ipan (35). Ia mengungkapkan bahwa perbaikan jalan sebenarnya sempat dilakukan, namun hanya bersifat sementara dan tidak bertahan lama.

“Dulu pernah ditambal sulam pakai batu dan aspal. Tapi tidak bertahan lama, paling beberapa bulan sudah rusak lagi dan berlubang,” ungkapnya.

Baca Juga: Sopir Ungkap Kronologi Tabrakan Ambulans Baznas dan Pick Up di Cikembar Sukabumi

Warga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan permanen. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

“Kalau dibiarkan terus, selain menghambat aktivitas warga, juga rawan kecelakaan. Kami berharap ada perbaikan serius, bukan hanya tambal sulam,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini