TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Kisah KH Ahmad Sanusi Gunungpuyuh Pernah Berguru di Pesantren Sukaraja Sukabumi

Penulis
Rabu 7 Sep 2022, 11:02 WIB

BALEWARGA - Pada sebuah literatur yang saya baca di internet ada sebuah riwayat yang mengisahkan bahwa KH Ahmad Sanusi pernah berguru ke Ajengan Sulaeman di Pesantren Sukaraja, Onderdistrik Sukaraja, Distrik Sukabumi, mungkinkah tempatnya ialah yang sekarang dikenal dengan nama kampung Pasantren atau kampung Inggris dekat Masjid Kaum Sukaraja Kabupaten Sukabumi?

Selanjutnya diceritakan pula bahwa beliau pun menuntut ilmu di Pesantren Kebon Pedes, tidak jauh dari Halte Kereta Api Ranji di Onderdistrik Sukaraja, Distrik Sukabumi, Karesidenan Bogor. Hingga menemukan jodohnya yaitu Siti Djuwariyah di Pesantren Kebon Pedes tersebut.                                                   

Dalam tulisan yang saya tulis ini akan mengulas tentang Pesantren Sukaraja yang dipimpin oleh Ajengan Sulaeman yang diduga tempat bergurunya KH Ahmad Sanusi, hal itu berdasarkan penelusuran ke lokasi dan melakukan wawancara dengan sejumlah tokoh agama, keluarga keturunan Ajengan Sulaeman yang  memperlihatkan foto serta dokumen keluarganya. 

Adapun maksud dan tujuan dibuatnya tulisan ini bukan untuk mengagungkan nama dan jasa seseorang, tetapi untuk menggali sejarah, kehidupan serta perjuangan para tokoh sejarah yang mudah-mudahan dapat dijadikan suri tauladan oleh kita semua.

Masa pergerakan nasional di jaman penjajahan Belanda yang melibatkan tokoh-tokoh pergerakan dari golongan nasionalis dan bangsawan serta tidak sedikit pula melibatkan tokoh-tokoh agamawan, diantaranya: KH Wahid Hasyim (Nahdlatul Ulama), KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), dan KH Ahmad Sanusi (PUI) yang merupakan anggota Dokuritsu Junbi Cosakai/Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang keseluruhannya berjumlah 60 orang, BPUPKI dibentuk oleh Jenderal Kumakichi Harada yaitu Panglima Tentara Jepang ke-16 yang berkuasa di pulau Jawa. 

Selanjutnya diantara ketiga tokoh pergerakan dari kaum agamawan diatas yang tidak banyak diketahui kiprahnya oleh masyarakat adalah: KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi.

Sebagaimana diketahui bahwa KH Ahmad Sanusi lahir di Sukabumi pada tanggal 18 September 1888. Beliau adalah tokoh Sarekat Islam dan pendiri Al-Ittihadul Islamiyah (AII) sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan dan ekonomi.

Sebelumnya KH Ahmad Sanusi banyak mengenyam pendidikan di pesantren-pesantren wilayah Sukabumi diantaranya di Pesantren Sukaraja pimpinan Ajengan Sulaeman yang terletak di Onderdistrik Sukaraja, Distrik Sukabumi (pesantrennya diduga ada dijalan ke arah SMAN 1 Sukaraja). 

Dari penelusuran yang dilakukan oleh penulis ke lokasi, Pesantren Sukaraja tersebut kini telah berganti nama menjadi Pesantren Al-Kurdi yang dahulu dipimpin oleh almarhum Ajengan Dadam dan di pesantren ini sejak dulu mengajarkan ilmu beladiri Silat jurus 5 kepada santri-santrinya. 

Dahulu pada masa Revolusi Kemerdekaan, perguruan silat tersebut bernama Banteng Wulung akan tetapi sekarang telah dirubah nama menjadi Cinde Wulung. Perihal penggantian nama Pesantren tersebut setelah ditelusuri ternyata diambil dari nama almarhum Haji Kurdi yang merupakan perintis berdirinya Pesantren Sukaraja yang juga kakek dari Ajengan Sulaeman yaitu salah satu guru KH Ahmad Sanusi


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x