SUKABUMIUPDATE.com - Persib Bandung dijadwalkan menjamu Melbourne Victory dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 19.15 WIB, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Namun, jelang laga berlangsung, Bobotoh wajib mengetahui sejarah hingga skuad Melbourne Victory yang dapat menjadi ancaman bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif di pentas Asia.
Sejarah Melbourne Victory
Boys in Blue (julukan Melbourne Victory) merupakan klub asal Australia yang berbasis di Melbourne, Victory didirikan pada 28 Oktober 2004 lalu. Klub ini menempati AAMI Park sebagai stadion kebanggan yang berkapasitas sekitar 30.000 kursi. Hingga saat ini, Melbourne Victory telah mengoleksi 4 gelar A League (Liga Australia) dan Australia Cup dengan 2 trofi.
Baca Juga: Klasemen Grup E ACL Two Terbaru: Persib di Puncak, Viettel FC Peringkat Berapa?
Sementara itu, Melbourne Victory tercatat telah tujuh kali berpartisipasi dalam kompetisi antarklub Asia. Penampilan terakhir mereka terjadi pada 2020, ketika langkah klub asal Australia tersebut terhenti di babak 16 besar. Melbourne Victory sebenarnya berpeluang kembali tampil di kompetisi Asia pada 2022, tetapi gagal setelah kalah dari Vissel Kobe pada babak play-off.
Pada musim 2026/2027, Melbourne Victory akhirnya kembali meramaikan persaingan di Asia setelah finis di posisi keempat A League musim sebelumnya. Klub tersebut memperoleh tiket ke fase grup AFC Champions League Two musim ini.
Sementara itu, Auckland FC yang finis di posisi ketiga A League musim lalu tidak dapat tampil di kompetisi antarklub Asia. Meski berkompetisi di liga Australia, Auckland merupakan klub asal Selandia Baru yang berada di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC), bukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Baca Juga: Persib Bandung Kalahkan Viettel FC 1-0, Maung Bandung Puncaki Grup E ACL Two 2026/2027
Pemain Andalan
Sama halnya dengan Persib Bandung, Melbourne Victory pun memiliki pemain andalan, diantaranya ada Clarismario Santos yang mencetak satu gol ke gawang FC Seoul, pemain asal Brasil yang masih berusia 21 tahun tersebut memiliki kecepatan di sektor sayap.
Selain Santos, Guillermo May patut diwaspadai oleh lini belakang Maung Bandung, penyerang asal Uruguay ini memiliki pengalaman bermain di A League bersama Auckland FC. Sebelum bergabung dengan Melbourne Victory, ia mengoleksi 16 gol dan enam assist dalam 58 penampilan bersama Auckland. May juga mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas FC Seoul.
Sebelumnya, tim ini pernah dihuni oleh mantan pemain Manchester United dan Chelsea, Juan Mata hingga legenda sepak bola Australia Harry Kewell.
Baca Juga: Persib Hadapi Viettel FC di ACL Two, Igor Tolic Waspadai Kekuatan Tim Asal Vietnam
Strategi Giovanni Savarese
Pelatih asal Venezuela tersebut sempat menjadi pemain aktif yang membela Swansea City hingga Millwall di kompetisi sepak bola Inggris. Namun, dirinya resmi menjadi pelatih pada tahun 2012 lalu saat menukangi New York Cosmos dengan memberikan tiga trofi. Di awal musim 2026/2027 dirinya resmi ditunjuk menjadi pelatih Melbourne Victory dengan durasi kontrak dua musim.
Savarese kini memimpin Melbourne Victory dalam persaingan A League Australia sekaligus kompetisi Asia, AFC Champions League Two 2026/2027. Namun, dirinya masih memerlukan waktu untuk beradaptasi setelah Melbourne Victory menduduki posisi ke-8 klasemen sementara A League dengan 1 poin dari dua laga.
Sumber: dari berbagai sumber

















