SUKABUMIUPDATE.com - Dalam budaya Sunda, paribasa atau peribahasa kerap digunakan untuk menyampaikan nasihat dan menggambarkan berbagai fenomena kehidupan, termasuk hubungan antara orang tua dan anak.
Salah satunya adalah “Uyah Mah Tara Tees ka Luhur”, ungkapan yang mungkin sudah jarang terdengar karena sudah mulai jarang digunakan.
Secara kiasan, paribasa ini menggambarkan kemiripan sifat atau tabiat antara orang tua dan anak yang dapat terbentuk melalui keturunan maupun kebiasaan dalam keluarga.
Baca Juga: Jangan Dipaksakan, Ini Tanda Kulit Tidak Cocok dengan Skincare
Jika diterjemahkan secara harfiah, Uyah Mah Tara Téés ka Luhur berarti “garam tidak pernah menetes ke atas.”
Ungkapan tersebut menggunakan gambaran sederhana tentang sifat garam yang secara alami tidak menetes ke arah atas.
Dalam makna kiasannya, paribasa ini sering dipahami sebagai gambaran bahwa sifat atau tabiat orang tua dapat diwariskan kepada anak-anaknya.
Makna dan pesan moral
Dalam kehidupan masyarakat Sunda, paribasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan kemiripan sifat antara orang tua dan anak. Seorang anak mungkin memiliki kebiasaan, cara berpikir, atau perilaku yang serupa dengan orang tuanya.
Baca Juga: Waspada Penyakit saat Musim Pancaroba, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Kemiripan tersebut tidak selalu berkaitan dengan penampilan fisik, tetapi juga bisa menyangkut kebiasaan yang terbentuk melalui lingkungan keluarga dan pola asuh.
Misalnya, orang tua yang terbiasa bersikap ramah dan gemar membantu sesama dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya.
Sebaliknya, kebiasaan buruk yang terus-menerus dicontohkan di rumah juga dapat mempengaruhi perilaku anak.
Namun, ungkapan ini tidak berarti bahwa semua sifat anak pasti sama dengan orang tuanya. Karakter seseorang juga dipengaruhi oleh pendidikan, lingkungan pergaulan, pengalaman, dan pilihan pribadinya.
Pesan moralnya adalah orang tua perlu menyadari bahwa perilaku mereka dapat menjadi contoh bagi anak-anak.
Karena itu, membangun kebiasaan baik di lingkungan keluarga menjadi salah satu cara penting dalam mendidik generasi berikutnya.















