SUKABUMIUPDATE.com- Gelandang serang Prancis, Michael Olise, berhasil melampaui catatan assist yang dimiliki legenda Brasil, Pele. Olise berhasil mencetak dua assist di laga Prancis menghadapi Inggris, namun dirinya harus gagal memberikan Les Blues kemenangan setelah kalah 6-4.
Pemain asal Bayern Munchen tersebut menyelesaikan turnamen Piala Dunia 2026 dengan status pencetak assist terbanyak sepanjang sejarah. Olise diberikan keleluasaan oleh Didier Deschamps untuk menjadi kreator serangan Les Blues.
Kini Olise total telah mengoleksi 7 assist di Piala Dunia 2026. Catatan impresif ini menempatkan pemain berusia 24 tahun tersebut menjadi yang terbaik di atas Bruno Guimaraes dan Martin Odegaard yang hanya mengoleksi empat gol.
Tujuh assist yang dicetaknya menghapus tinta emas yang bertahan 56 tahun. Sebelumnya, mendiang Pele memegang rekor tersebut dengan enam asis saat membawa Selecao juara pada 1970. Kemampuan Olise dalam membaca permainan dan menciptakan peluang kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu playmaker terbaik di sepak bola modern. Catatan individu tersebut setidaknya menjadi penghibur di tengah kegagalan kolektif yang dialami Prancis.
Prancis harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan finis di peringkat keempat. Meski demikian, perhatian publik justru lebih banyak tertuju pada penampilan impresif Michael Olise yang tampil efektif sebagai motor kreativitas lini tengah Les Bleus.
Laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Keputusan tim pelatih memasukkan Olise terbukti memberikan dampak besar terhadap pola serangan Prancis dan membuat permainan mereka lebih hidup.
Piala Dunia 2026 sendiri menghadirkan banyak inovasi taktik dari tim-tim elite Eropa. Ketatnya persaingan di daftar pemberi assist terbanyak menjadi bukti bahwa kreativitas dalam membangun serangan menjadi salah satu faktor penentu sepanjang turnamen.
Beberapa pemain ternama seperti Brahim Diaz dan rekan setim Olise, Kylian Mbappe, hanya mampu mengoleksi empat assist. Catatan tersebut semakin menegaskan betapa luar biasanya kontribusi Olise selama kompetisi berlangsung.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, sangat jarang seorang pemain yang tidak selalu menjadi starter mampu memecahkan rekor dunia. Namun, Olise berhasil membuktikan bahwa keterbatasan menit bermain bukan penghalang untuk mencatatkan prestasi berkat kualitas umpan dan visi bermainnya yang luar biasa.
Penampilan konsisten tersebut menjadikan Olise sebagai gambaran baru sosok playmaker modern. Performanya juga diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan Timnas Prancis di turnamen-turnamen internasional berikutnya.
Sumber: suara.com
















