Donald Trump Soal Iran di Piala Dunia 2026: Saya Tidak Peduli, Mereka Kehabisan Tenaga

Sukabumiupdate.com
Rabu 04 Mar 2026, 14:33 WIB
Donald Trump Soal Iran di Piala Dunia 2026: Saya Tidak Peduli, Mereka Kehabisan Tenaga

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan keterangan terkait keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 nanti. (Sumber: web/bbc.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan keterangan terkait keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 nanti. Trump yang menjadi aktor serangan AS dan Israel terhadap Iran, situasi tersebut kemudian berlanjut dengan aksi balasan berupa serangan yang menyasar negara-negara sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, sehingga konflik pun kian memanas.

Di sisi lain, Amerika Serikat akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, bersama Kanada dan Meksiko.

“Saya benar-benar tak peduli. Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak. Mereka sudah kehabisan tenaga." ujarnya dilansir dari bbc.com. 

Baca Juga: KBM Ramadan 1447 H, Disdik Kabupaten Sukabumi Tekankan Penguatan Karakter dan Kesalehan Sosial

Iran berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 untuk keempat kalinya secara beruntun setelah memimpin grup kualifikasi Asia, dan mereka berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru dalam babak penyisihan grup.

Timnas Iran dijadwalkan memulai perjuangan mereka dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di los Angeles, kemudian melawan Belgia pada 21 Juni di kota yang sama, dan terakhir menghadapi Mesir pada 26 Juni di Seattle sebagai pertandingan grup terakhir. 

Sebelumnya Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan bahwa partisipasi tim nasional Iran di Piala Dunia 2026 sangat diragukan setelah serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang baru-baru ini terjadi. 

Baca Juga: Sering Overthinking dan Gelisah? Amalkan Doa Ini agar Hati dan Pikiran Lebih Tenang

Taj mengatakan bahwa di tengah eskalasi konflik dan situasi politik yang memanas, sangat sulit untuk membayangkan Iran bisa tampil menjalani pertandingan di Amerika Serikat yang merupakan salah satu tuan rumah turnamen musim panas ini. "Yang pasti adalah setelah serangan ini, kita tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia," kata Mehdi Taj dilansir dari espn.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom mengatakan situasi akan terus dipantau. "Saya membaca berita (tentang Iran) pagi ini dengan cara yang sama seperti Anda. Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail, tetapi kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia,” ujarnya. 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses pengundian babak final yang digelar di Washington telah berlangsung dengan diikuti oleh seluruh tim peserta. Dalam kesempatan itu, pihak penyelenggara menekankan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan ajang Piala Dunia berjalan aman dan dapat diikuti oleh semua tim tanpa terkecuali.

Sumber: dari berbagai sumber

Berita Terkait
Berita Terkini