Polri Bakal Berlakukan Pemberitahuan Tilang Lewat WhatsApp

Sabtu 11 Mei 2024, 20:12 WIB
(Foto Ilustrasi) Kompolnas akan melakukan supervisi terhadap sejumlah kebijakan Korlantas Polri seperti notifikasi tilang lewat WhatsApp. | Foto: Pixabay.com/@HeikoAL

(Foto Ilustrasi) Kompolnas akan melakukan supervisi terhadap sejumlah kebijakan Korlantas Polri seperti notifikasi tilang lewat WhatsApp. | Foto: Pixabay.com/@HeikoAL

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan melakukan supervisi terhadap sejumlah kebijakan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri seperti notifikasi tilang lewat WhatsApp.

Mengutip tempo.co, Ketua Harian Kompolnas Benny Jozua Mamoto mengatakan, pengawasan itu juga dilakukan terhadap kasus maraknya pelat palsu “ZZ” dan DPR.

Benny mengatakan Kompolnas mengapresiasi berbagai inovasi baru yang dibuat Polri untuk pelayanan kepada masyarakat. Hal itu juga sesuai tuntutan dan harapan masyarakat agar pelayanan lebih mudah, cepat, dan transparan.

Namun, penerapan inovasi seperti pemberitahuan tilang elektronik melalui WhatsApp perlu diuji coba lebih dahulu dan dievaluasi sebelum diberlakukan secara nasional. Kebijakan ini pun sudah diuji coba oleh Polda Metro Jaya.

“Masalahnya tinggal sinyal di daerah setempat, bagaimana kondisinya, dan data yang disampaikan akurat,” ucap Benny saat dihubungi, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga: 29 Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia di Sukabumi, Pemiliknya Ditilang

Dia mengatakan pelayanan era saat ini kebanyakan serba digital karena lebih cepat, mudah, dan murah. Pelanggar lalu lintas dapat langsung mengetahui dan merespons di mana pun dia berada.

Benny belum memastikan kapan Kompolnas akan melakukan supervisi inovasi Korlantas Polri tersebut. “Nanti setelah supervisi saya informasikan,” kata dia.

Sebelumnya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyediakan lima nomor WhatsApp resmi untuk memberi tahu pelanggar yang terjaring tilang elektronik yaitu 082333343250, 085258869001, 085258868990, 082333343249, dan 087817174000. Penerapan ini untuk menekan biaya pengiriman surat pemberitahuan secara fisik yang saat ini dikirim melalui Pos Indonesia.

Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Aan Suhanan mengatakan lima nomor WhatsApp itu dihentikan sementara untuk mengirim pemberitahuan tilang elektronik. Langkah ini dilakukan karena akan dilaksanakan asesmen lebih dulu terhadap sistem.

“Mudah-mudahan tahun ini asesmen selesai dilakukan,” tutur Aan, Kamis, 9 Mei 2024.

Aan menyampaikan penggunaan aplikasi WhatsApp belum dipastikan aman karena masih ada ancaman seperi penipuan, sehingga aspek keamanan notifikasi secara daring perlu dipastikan lebih dulu.

Dia menyatakan Polri membutuhkan bantuan pakar teknologi informasi untuk keamanan saat pelaksanaan notifikasi tilang lewat aplikasi WhatsApp. Maka dari itu, para ahli akan diundang selama dua bulan mendatang saat asesmen.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)