Pendeta Gilbert Minta Maaf Usai Singgung Zakat dan Salat Saat Ceramah di Gereja

Selasa 16 April 2024, 20:14 WIB
Pendeta Gilbert Lumoindang | Foto : Ist

Pendeta Gilbert Lumoindang | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Viral di media sosial, Khotbah Pendeta Gilbert menyinggung tata cara umat Islam beribadah. Iya menyebut zakat 2,5 persen, dan menirukan adegan salat.

Khawatir menjadi gaduh karena khotbahnya, Pendeta Gilbert memberikan klarifikasi karena khotbahnya yang beredar luas telah dipenggal-penggal. Pendeta Gilbert Lumoindang pun mendatangi MUI dan memberi klarifikasinya soal khotbahnya itu, Selasa (16/4/2024).

Sebelumnya, Pendeta Gilbert Lumoindong juga menyatakan permintaan maafnya di hadapan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, pada Senin (15/4/24).

"Saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf karena kegaduhan yang ada," ungkap Pendeta Gilbert di kediaman Jusuf Kalla.

Melansir dari Suara.com, Pendeta Gilbert memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak berniat menghina umat Islam. Menurut Gilbert, video ceramahya telah dipotong dan diedit sedemikian rupa oleh orang yang tidak bertanggung jawab hingga viral di media sosial.

Padahal, menurut Gilbert, ceramah yang disampaikan sebenarnya autokritik untuk umat Kristiani yang diberikan kemudahan dalam beribadah. Dirinya juga menegaskan bahwa ceramah tersebut hanya untuk kalangan internal jemaahnya saja.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kerja usai Lebaran, Distan Sukabumi Gelar Halal Bihalal

Baca Juga: Kisah Guru MI di Sukabumi: Huni Rumah Panggung, Jalan Kaki 5 KM Pulang Pergi Mengajar

Namun begitu, dirinya tetap meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi. Gilbert juga mengatakan bahwa dirinya menjunjung persatuan yang ada di Indonesia.

"Sekali lagi saya minta maaf atas kegaduhan ini, tapi percayalah kebersamaan Indonesia selalu ada di hati saya dan di hati saya selalu ada persatuan karena dasar khotbahnya kalau didengar hari itu, itu justru tentang kasih, kasihlah sesamamu," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pendeta Gilbert Lumoindong menjadi perbincangan di media sosial setelah rekaman ceramahnya beredar luas. Dalam ceramah tersebut, ia membandingkan praktik zakat dalam agama Islam dengan ajaran Kristen.

Ia menyatakan bahwa umat Islam hanya diwajibkan membayar zakat sebesar 2,5 persen, sementara umat Kristen diminta memberikan sumbangan sebesar 10 persen dari pendapatannya.

Pendeta Gilbert kemudian menghubungkan praktik zakat yang berbeda tersebut dengan kewajiban ibadah umatnya. Menurutnya, zakat yang lebih besar dalam agama Kristen membuat umatnya tidak perlu repot bergerak dalam ibadah, sementara umat Islam harus rajin melakukan shalat karena hanya diwajibkan membayar zakat sebesar 2,5 persen.

Dalam video yang beredar, Pendeta Gilbert bahkan menirukan gerakan mirip shalat sambil bercanda.

"Kita kan bayar 10 persen, makanya kita kebaktian tenang aja, paling berdiri, tepuk (tangan), ya santai. Tapi kalau 2,5 setengah mati," ujarnya sembari mempraktikkan gerakan solat.

"Yang paling berat terakhirnya mesti lipat kaki, nggak semua orang bisa. Tapi yaudahlah, 2,5 (persen zakatnya)," katanya lagi.

Sumber : suara.com

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life27 Mei 2024, 10:00 WIB

10 Cara Efektif Mendisiplinkan Balita, Bunda Yuk Ketahui Langkahnya!

Orang tua harus cara-cara untuk mendisiplinkan balita yang mulai nakal.
Ilustrasi - Orang tua harus cara-cara untuk mendisiplinkan balita yang mulai nakal. | Foto: Pexels.com/@jonathan borba
KATA WARGANET27 Mei 2024, 09:53 WIB

Tips Memilih Jurusan dan Kampus yang Tepat, Jangan Asal Daftar

Memilih jurusan dan kampus yang tepat untuk kuliah adalah keputusan penting yang dapat mempengaruhi masa depan akademis dan karier Anda.
Ilustrasi memilih kampus dan jurusan yang tepat untuk masa depan karir Anda | Foto :  Pixabay
Sehat27 Mei 2024, 09:00 WIB

5 Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Menyembuhkan Kristal Asam Urat

Perubahan gaya hidup sehat sangat membantu untuk menyembuhkan kristal asam urat.
Ilustrasi. Olahraga Rutin. Perubahan gaya hidup sehat sangat membantu untuk menyembuhkan kristal asam urat. Sumber: Freepik/freepik
Sehat27 Mei 2024, 08:00 WIB

Sumber Vitamin C yang Baik, Ini Cara Simpel Membuat Infused Water Jeruk Limau

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari jeruk limau, konsumsi dapat dilakukan dengan memeras airnya dan dicampurkan ke dalam air minum, digunakan sebagai bumbu masakan, atau dalam bentuk jus segar.
Sumber Vitamin C yang Baik, Ini Cara Simpel Membuat Infused Water Jeruk Limau (Sumber : Freepik/azerbaijan_stockers)
Life27 Mei 2024, 07:00 WIB

9 Penampilan Sederhana yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik

Dengan mengikuti prinsip-prinsip look elegant tadi, Anda dapat mencapai penampilan yang sederhana namun tetap menarik dan penuh percaya diri.
Ilustrasi. Penampilan Sederhana yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik | Sumber: Freepik.com (senivpetro)
Food & Travel27 Mei 2024, 06:00 WIB

Resep Beef Bulgogi, Hidangan Tradisional Korea dari Daging Sapi

Beef Bulgogi adalah hidangan yang serbaguna dan bisa disesuaikan dengan selera.
Ilustrasi - Resep Beef Bulgogi, Hidangan Tradisional Korea dari Daging Sapi (Sumber : via  Takes Two Eggs)
Science27 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 27 Mei 2024, Cek Yuk Langit di Awal Pekan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Senin 26 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Senin 26 Mei 2024. (Sumber : Freepik/@wirestock)
Sukabumi26 Mei 2024, 23:00 WIB

Hutan Mangrove di Geopark Ciletuh Sukabumi Kini Dilengkapi Gedung Edukasi

Hutan mangrove di Geopark Ciletuh Sukabumi kini dilengkapi dengan gedung Sekretariat Pokmasi sebagai pusat informasi dan Edukasi.
Gedung Sekretariat Pokmasi Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi di kawasan Hutan Mangrove. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih26 Mei 2024, 22:44 WIB

Lantik 1.158 PPS Pilkada 2024, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Minta Jangan Sekadar Numpang Nama

Sebanyak 1.158 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilantik untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi.
Prosesi pelantikan ribuan anggota PPS untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi26 Mei 2024, 22:08 WIB

Akhirnya, Rumah Tak Layak Huni Keluarga Korban Kecelakaan di Cibadak Sukabumi Diperbaiki

Rumah tidak layak huni milik Fitria, keluarga korban kecelakaan di Cibadak Sukabumi akhirnya diperbaiki dengan swadaya.
Rumah milik Fitria di Kampung Pangadegan RT 19/08 Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diperbaiki swadaya masyarakat. (Sumber : Istimewa)