Belum Resmi Menang, Jokowi Sudah Titipkan 4 Nama untuk Jadi Menteri Prabowo

Kamis 29 Februari 2024, 08:00 WIB
Presiden Jokowi telah merekomendasikan empat nama kepada Prabowo Subianto untuk menjadi menteri. | Foto: Istimewa

Presiden Jokowi telah merekomendasikan empat nama kepada Prabowo Subianto untuk menjadi menteri. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Jokowi disebut telah merekomendasikan empat nama kepada Prabowo Subianto untuk menjadi menteri di pemerintahan baru.

Seperti diketahui, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berhasil memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 versi hitung cepat atau Quick Count dari sejumlah lembaga survei, meski belum secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu, pasangan calon nomor urut dua ini juga unggul dalam perhitungan sementara KPU. Prabowo-Gibran berhasil memperoleh suara sebanyak 58,84 persen, lebih tinggi dari Anies-Muhaimin (24,47 persen) dan Ganjar-Mahfud (16,69 persen).

Dalam laporan Majalah Tempo berjudul "Hak Angket Kecurangan Pemilu Jokowi", dijelaskan bahwa Jokowi akan turun tangan dalam penyusunan kabinet di calon pemerintahan Prabowo. Empat petinggi di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran bercerita, calon presiden dan wakil presiden yang diusungnya itu telah meminta masukan dan berkomunikasi secara intens dengan Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pangkat Jenderal TNI (HOR) untuk Prabowo Subianto

Tak hanya itu, dua di antaranya juga bercerita bahwa Jokowi telah merekomendasikan empat nama kepada Prabowo untuk menjadi menteri. Adapun dua dari empat nama tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Ketika dikonfirmasi mengenai kabar itu, Pratikno dan Bahlil tidak merespons pertanyaan yang diajukan Tempo.

Di sisi lain, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan bahwa Prabowo sedang intens untuk berkomunikasi dengan Jokowi. Hal ini berhubungan dengan rencana pemerintahan ke depan.

“Pak Prabowo sekarang ada di kabinet Pak Jokowi dan komunikasi mereka untuk program-program (pemerintahan mendatang) berjalan lancar,” kata Dasco saat dihubungi Tempo pada Jumat, 23 Februari 2024.

Dengan adanya komunikasi antara Prabowo dan Jokowi, tim Prabowo-Gibran menilai tidak perlu ada pembentukan tim transisi pemerintahan. Pasalnya, Jokowi akan mengawal langsung peralihan pemerintahannya.

“Belum ada rencana membentuk tim transisi karena pemerintahannya berkelanjutan,” ujar Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani.

Baca Juga: Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Masuk APBN 2025, Jokowi Matangkan di Sidang Kabinet

Keterlibatan Presiden Jokowi dalam penyusunan calon pemerintahan Prabowo juga dibenarkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Politikus yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu memastikan Jokowi akan memiliki peran dalam pemerintahan presiden baru.

“Tentu akan ada perannya,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 27 Februari 2024.

Airlangga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut soal seperti apa peran Jokowi. Dia juga tidak menanggapi soal ada pandangan mengenai Jokowi yang terlalu cawe-cawe dalam Pemerintah Prabowo. “Kita tunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum,” kata Airlangga.

Kabar ihwal pelibatan Jokowi dalam pembentukan kabinet Prabowo juga pernah diungkap oleh anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo. Ia mengatakan Jokowi masih akan dilibatkan dalam pembentukan kabinet dan penyusunan kebijakan Prabowo-Gibran.

“Keterlibatan beliau (Jokowi) akan sangat signifikan,” kata Dradjad saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu, 24 Februari 2024. Dia mengaku Prabowo-Gibran akan banyak mendengarkan pandangan Jokowi dalam pembentukan pemerintahan dan penyusunan kebijakan.

Menurut Dradjad, ada tiga alasan utama mengapa Pemerintahan Prabowo-Gibran akan melibatkan Jokowi dalam proses pembentukannya. Salah satunya adalah karena Dradjad mengklaim visi visi misi Prabowo-Gibran dibangun di atas fondasi kebijakan dan capaian dari Presiden Jokowi dan pemerintahan sebelumnya, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

Alasan kedua, Dradjad menjelaskan selama kampanye, Prabowo-Gibran selalu menyampaikan ingin melanjutkan, menyempurnakan, dan memperluas kebijakan Jokowi. Kebijakan itu mulai dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, hingga bantuan sosial (bansos).

Adapun alasan ketiga, Dradjad menyinggung approval rating Jokowi yang tinggi. Dia mengklaim semua pakar politik mengakui popularitas Jokowi sangat tinggi dan sangat besar pengaruhnya terhadap kemenangan Prabowo-Gibran. Dia mengklaim kemenangan itu tinggal menunggu pengumuman resmi dari KPU.

“Jadi dengan tingkat popularitas dan approval rating yang sangat tinggi itu, beliau mempunyai pengaruh politik yang sangat besar di dalam percaturan politik Indonesia,” ucapnya.

Sumber: Tempo.co

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
DPRD Kab. Sukabumi20 Juni 2024, 19:21 WIB

8 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum LPJ APBD 2023 di Paripurna DPRD Sukabumi

Sebanyak delapan fraksi di DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD tahun 2023
8 Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda APBD tahun 2023 | Foto : Ist
Life20 Juni 2024, 19:15 WIB

5 Penyebab Kenapa Cinta Cepat Pudar Setelah Menikah, Kamu Termasuk?

Sejumlah penyebab menjadi faktor kenapa orang yang sudah menikah cenderung cepat pudar cintanya dibandingkan pada saat awal mula kasmaran
Ilustrasi Sejumlah penyebab kenapa cinta cepat pudar setelah menikah puluhan tahun (Sumber : Pexels.com/@Timur Weber)
Sehat20 Juni 2024, 19:00 WIB

No Minuman Manis! 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Tinggi Setelah Makan Malam

Ada beberapa strategi yang dapat membantu untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan malam.
Ilustrasi. No Minuman Manis! 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Tinggi Setelah Makan Malam (Sumber : Pixabay/Stanias)
Sehat20 Juni 2024, 18:45 WIB

5 Penyebab Kenapa Penderita Diabetes Cepat Lapar Meski Sudah Makan, Ini Alasannya

penderita diabetes kerap merasa lapar yang cukup tinggi akibat nafsu makannya naik. hal ini disebabkan oleh beberapa gejala yang mungkin jarang disadari
Ilustrasi Sejumlah penyebab kenapa penderita diabetes cenderung cepat lapar (Sumber : Pexels.com/@MART PRODUCTION)
Kecantikan20 Juni 2024, 18:15 WIB

Selain Menggunakan Lotion, 5 Cara Mengatasi Telapak Tangan yang Kasar dan Kering

Telapak tangan kasar dan kering bisa menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini bisa diatasi dengan mengurangi paparan air dan memilih sabun yang tepat
Ilustrasi tangan kasar yang bisa diatasi (Sumber : pixabay.com/@noursh90)
Life20 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa Agar Dijauhkan dari Rasa Malas, Amalkan Supaya Semangat Beraktivitas

Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Perlu Diamalkan Agar Kembali Semangat
Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Perlu Diamalkan Agar Kembali Semangat. | Sumber: Freepik.com
Life20 Juni 2024, 17:45 WIB

Orang yang Suka Makan Sendirian di Restoran Ternyata Punya 5 Karakter Ini

Seseorang yang sering makan sendirian di restoran ternyata memiliki karakteristik unik, salah satunya nyaman dengan kesendirian.
Ilustrasi orang makan sendirian di restoran yang menunjukkan karakteristik unik (Sumber : Pexels.com/@Andreapiacquadio)
Sehat20 Juni 2024, 17:30 WIB

9 Tanda dan Gejala Peringatan Dini Diabetes Tipe 2, Termasuk Sering Haus

Ada beberapa tanda tetang peringatan dini diabetes tipe 2 yang perlu diketahui.
Ilustrasi minum - Ada beberapa tanda tetang peringatan dini diabetes tipe 2 yang perlu diketahui. | (Sumber : Freepik.com)
Keuangan20 Juni 2024, 17:27 WIB

Uang Ratusan Miliar di Rekening Terafiliasi Judi Online akan Diambil Negara

Satgas Judi Online mencatat pemain judi online di Indonesia sekitar 2,37 juta warga dengan 80 persen dari kalangan menengah ke bawah.
(Ilustrasi) mesin judi online | Foto : Pixabay
Life20 Juni 2024, 17:15 WIB

6 Cara Menghargai Orang Lain, Agar Makin Banyak Disukai

Ada banyak alasan mengapa kita harus menghormati orang lain. Sebagai makhluk sosial, kita hidup dalam masyarakat yang mengharuskan kita untuk saling menghargai.
Ilustrasi menghargai orang lain agar semakin banyak disukai (Sumber : pixabay.com/@mondy23)