Penjelasan Sekjen MUI Soal Pelaku dan Korban Pasca Insiden Penembakan

Selasa 02 Mei 2023, 15:00 WIB
Ilustrasi. Peristiwa penembakan itu terjadi di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa siang. (Sumber: pixabay)

Ilustrasi. Peristiwa penembakan itu terjadi di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa siang. (Sumber: pixabay)

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengimbau masyarakat tidak terpancing pasca insiden penembakan di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023). Ia minta warga tenang karena MUI telah menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan insiden penembakan tersebut," ujar Amirsyah dilansir Antara dari tempo.co.

Baca Juga: Singgung Kenakalan Pelajar, Pemkot Sukabumi Bicara Tantangan Pendidikan Kekinian

Peristiwa penembakan itu terjadi di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa siang. Diduga pelaku penembakan menggunakan airsoft gun. Akibat insiden yang melukai sejumlah orang itu, pintu kaca kantor MUI pecah berantakan.

Menurut Amirsyah, dua pegawai yang merupakan petugas keamanan internal kantor MUI mengalami luka-luka.

Sekjen MUI itu mengapresiasi pihak kepolisian yang segera meringkus pelaku penembakan di kantornya. "Mengapresiasi pihak kepolisian yang cepat meringkus pelaku penembakan terhadap security MUI," ujarnya.

Baca Juga: Dinas Pertanian Sukabumi Dorong Hanjeli Sebagai Pangan Alternatif

Kasus tersebut kini sudah dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mencari motif pelaku. "Belum diketahui motif penembakan tersebut," kata Amirsyah.

Sebelumnya, petugas telah memasang garis polisi di lokasi penembakan yang terjadi di gedung pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat pada Selasa siang. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden penembakan tersebut.

"Iya saat ini kami sedang olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan sebagainya," kata Komarudin saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Informasi Keliru, Beredar Video Bernarasi Wabah Terjadi Setiap 100 Tahun Sekali

Penyidik sudah menemukan barang bukti sepucuk pistol. Sedangkan pelaku penembakan dipastikan meninggal.

Sebelumnya, tersebar informasi telah terjadi penembakan di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng, Jakarta Pusat.

Akun Twitter @faicalwashh mencuit soal penembakan itu dan membagikan sejumlah foto. "Terjadi penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia Jakarta oleh orang tak dikenal. Beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit."

Baca Juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Sukabumi Perkuat Penanggulangan Bencana

Dalam foto yang diunggah akun Twitter itu terlihat pintu kaca pecah. Adapula foto yang memperlihatkan seorang pria berjaket hitam ditahan dengan posisi telungkup ke aspal oleh anggota polisi.

Dalam foto lain tentang kasus penembakan kantor MUI itu diperlihatkan sepucuk pistol warna hitam yang diduga digunakan untuk melakukan penembakan. Foto terakhir ada seorang pria yang tengah mendapat perawatan medis karena mengalami luka di bagian tangan.

Sumber: Tempo.co

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Inspirasi28 Februari 2024, 11:00 WIB

9 Ide Bisnis Menjanjikan di Bulan Ramadan, Panen Cuan Saat Lebaran!

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan momen tepat untuk memulai usaha.
Ilustrasi - Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan momen tepat untuk memulai usaha.  (Sumber : Freepik/odua)
Nasional28 Februari 2024, 09:16 WIB

5 Kejanggalan Santri Tewas di Ponpes Kediri, Tubuh Penuh Luka!

Kasus kematian santri di Ponpes Al Hanifiyah Kediri merupakan tragedi yang menyedihkan.
Ilustrasi korban. Kasus kematian santri di Ponpes Al Hanifiyah Kediri merupakan tragedi yang menyedihkan.  (Sumber : Istimewa/pixabay)
Nasional28 Februari 2024, 09:13 WIB

Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Dibahas di Kabinet, Program Anies dan Ganjar Tidak

Program makan siang gratis sudah dibahas di rapat kabinet sebelum ada pengumuman resmi dari KPU soal pemenang Pilpres 2024.
Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden saat debat Pilpres 2024 pertama. | Foto: Instagram/@23faisalrahman
Sehat28 Februari 2024, 09:00 WIB

8 Cara Mengobati Batuk Secara Alami dengan Bahan-bahan Rumahan

Ada banyak pengobatan rumahan untuk mengatasi batuk.
Ilustrasi. Batuk | Ada banyak pengobatan rumahan untuk mengatasi batuk. (Sumber : Freepik/@beenzoix)
Fashion28 Februari 2024, 08:00 WIB

8 Tips Memilih Tas Untuk Pergi Liburan, Utamakan Fungsi!

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih tas untuk liburan
Ilustrasi - 8 Tips Memilih Tas Untuk Pergi Liburan, Utamakan Fungsi! (Sumber : Freepik/Jcomp)
Food & Travel28 Februari 2024, 07:00 WIB

Mengenal Silent Travel, Jenis Liburan yang Bermanfaat Untuk Kesehatan Mental

Berikut ini beberapa hal tentang silent travel yang perlu diketahui dan dinilai bermanfaat untuk kesehatan mental
Ilustrasi - Berikut ini beberapa hal tentang silent travel yang perlu diketahui dan dinilai bermanfaat untuk kesehatan mental (Sumber : Instagram/wisatagunungdago)
Food & Travel28 Februari 2024, 06:00 WIB

Resep Chicken Shrimp Roll Ala Hokben, Bisa Jadi Ide Jualan Saat Ramadan

Menjelang bulan Ramadan, Chicken Shrimp Roll bisa menjadi ide jualan yang menguntungkan.
Menjelang bulan Ramadan, Chicken Shrimp Roll bisa menjadi ide jualan yang menguntungkan. (Sumber : X/@hermawan_devina).
Science28 Februari 2024, 05:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jabar 28 Februari 2024, Waspada Potensi Hujan Saat Siang

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 28 Februari 2024
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 28 Februari 2024 (Sumber : Freepik/timolina)
Life28 Februari 2024, 05:00 WIB

Bacaan Doa Selamat Dunia dan Akhirat yang Diamalkan Setelah Sholat Lima Waktu

Doa ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT dengan berlandaskan kita sebagai makhluk lemah yang membutuhkannya.
Ilustrasi - Doa ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT dengan berlandaskan kita sebagai makhluk lemah yang membutuhkannya. (Sumber : pexels.com/RDNE Stock project)
Sukabumi28 Februari 2024, 03:35 WIB

Kisah Nyata Tersesat 3 Bulan di Gunung Salak Sukabumi, Tiba-tiba Muncul di Cirebon

Empat orang pendaki mengalami tersesat hingga tiga bulan saat mendaki Gunung Salak yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Empat orang pendaki tersesat tiga bulan di Gunung Salak Sukabumi | Foto : Ilustrasi Pixabay