Kasus Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Minta Apotek Setop Jual Obat Sirup
[object Object]
Rabu 19 Okt 2022, 12:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Menindaklanjuti kasus gangguan ginjal akut atau gagal ginjal akut misterius anak, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) instruksikan semua apotek untuk setop menjual obat sirup sementara dan diganti dengan obat racik.
Pemberhentian sementara obat sirup dilakukan hingga Kemenkes, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan beberapa stakeholder lain, selesai melakukan investigasi dan mencari tahu penyebab ratusan anak yang tiba-tiba alami gangguan ginjal akut atau gagal ginjal akut misterius.
Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang zat beracun dan cairan berlebih serta menyeimbangkan air dan elektrolit dengan optimal. Umumnya, ginjal menyaring kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urin atau air kencing.
Tertuang dalam surat edaran (SE) Kemenkes Nomor SR.01.05/III/3461/2022, bahwa apotek dilarang sementara menjual bebas obat sirup kepada masyarakat untuk sakit apapun.
"Seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan atau bebas terbatas dalam bentuk syrup kepada masyarakat sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis SE Kemenkes yang diterima Suara.com, Rabu (19/10/2022).
Dikatakan ungkap Plt. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan dr. Yanti Herman, MH. Kes, alih-alih mengonsumsi obat batuk masyarakat disarankan mengonsumsi obat racikan yang ditumbuk dan dilakukan ke air.
"Kalau tenaga kesehatan dianjurkan untuk melakukan racikan saja, tidak memberikan obat sirup," ungkap dr. Yanti kepada awak media.
Inilah sebabnya aturan ini juga diperuntukkan untuk tenaga kesehatan seperti dokter, untuk menghindari resep obat yang dikonsumsi dalam bentuk sirup.
"Tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan Kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair atau syrup, sampai dilakukan pengumuman resmi dari pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis SE Kemenkes lagi.
Kemenkes melaporkan kasus gagal ginjal akut misterius yang muncul di Indonesia, dalam dua bulan terakhir ini menyerang anak usia enam bulan sampai 18 tahun.
Hingga saat ini, total 189 kasus gagal ginjal akut dilaporkan dan paling banyak mendominasi usia satu hingga lima tahun.
"Per 18 Oktober 2022, sebanyak 189 kasus telah dilaporkan, paling banyak didominasi usia satu hingga lima tahun," kata dr. Yanti, Selasa 8 Oktober 2022.
Orangtua diimbau untuk tidak panik dan tetap mewaspadai munculnya gangguan ginjal pada anak-anak dengan memantau kondisi kesehatan serta pemenuhan kebutuhan cairan anak.
#SHOWRELATEBERITA
Sumber: Suara.com
Editor :
Tags :
Reels & Shorts
Berita Terkini
Asep Japar Diganjar Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Kabupaten Sukabumi
Sukabumi 31 Jul 2026, 21:54 WIB
Gol Spektakuler Balsa Sekulic Bawa Persib Bandung Menang 1-0 atas Tampines Rovers
Olahraga 31 Jul 2026, 21:35 WIB
Mahasiswa Sukabumi Raya Desak RSUD Palabuhanratu Dibenahi Total
Sukabumi 31 Jul 2026, 20:40 WIB
SPPG Cibadak 02 Ditutup Sementara, 2.091 Penerima MBG Dialihkan ke Dapur Terdekat
Sukabumi 31 Jul 2026, 18:07 WIB
KDM Undang 52 Penyintas Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, BPBD Tutup Masa Tanggap Darurat
Sukabumi 31 Jul 2026, 17:47 WIB
Kemarau Panjang Curug Cikaso Sukabumi Mengering, Wisatawan Kini Hanya 1-2 Orang Sehari
Sukabumi 31 Jul 2026, 17:08 WIB
Indonesia All Stars vs Aston Villa: Kurniawan Dwi Yulianto Siap Beri Perlawanan, Ini Daftar Skuad Lengkap
Olahraga 31 Jul 2026, 17:06 WIB
Lirik Lagu honk! no na, Get on the Angkot Beep-Beep Om, Telolet, Om
Musik 31 Jul 2026, 17:00 WIB
BP Mektan Jabar Presentasikan Hasil Aksi Perubahan, Perkuat Fondasi Akreditasi Laboratorium Uji Alsintan
Science 31 Jul 2026, 16:36 WIB
Franco Baresi Tutup Usia, Mengenang Prestasi dan Statistik Sang Ikon AC Milan
Olahraga 31 Jul 2026, 16:35 WIB
CEO Grammy Buka Suara Soal Keputusan BTS Tolak Masuk Nominasi Grammy Awards 2027
Musik 31 Jul 2026, 16:30 WIB
Gunung Dipati Ukur, Tempat Trekking Santai di Kawasan Rajamandala Bandung
Food & Travel 31 Jul 2026, 15:30 WIB
Yulianti PMI Asal Sukabumi Korban Konflik Timur Tengah Tiba di Indonesia
Internasional 31 Jul 2026, 14:44 WIB
28 Kosakata Bahasa Sunda yang Unik dan Sulit Dicari Padanannya dalam Bahasa Indonesia
Life 31 Jul 2026, 14:30 WIB
Tuan Rumah Sosialisasi KIP Kuliah 2026 LLDIKTI IV Jabar Banten, Universitas Nusa Putra Perkuat Integritas Pengelolaan Beasiswa
Nasional 31 Jul 2026, 14:14 WIB
Sinopsis Film Sajen Satu Suro, Misteri Keris Warisan dan Hantu Pengatin Andong
Film 31 Jul 2026, 14:00 WIB









