2 Motor Adu Banteng di Surade Sukabumi, Siswa SD dan Pengendara Masuk RS

Sukabumiupdate.com
Selasa 15 Sep 2026, 09:46 WIB
2 Motor Adu Banteng di Surade Sukabumi, Siswa SD dan Pengendara Masuk RS

Kondisi kedua motor ringsek usai adu banteng di Jalan Nasional, Kampung Pangsor, Desa Citangkar, Surade Sukabumi, Selasa (15/9/2026) pagi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kecelakaan lalu lintas adu banteng yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Nasional, Kampung Pangsor, Desa Citangkar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai seorang pria bersama anak sekolah dasar (SD), beradu dengan Honda Vario yang dikemudikan seorang pemuda. Akibat kerasnya benturan, kendaraan ringsek dan para korban harus dilarikan ke rumah sakit.

Warga setempat berinisial DM mengungkapkan, pengendara Jupiter MX beserta anak SD yang diboncengnya langsung dievakuasi warga ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil pribadi.

"Yang anak sekolah sudah dibawa ke rumah sakit. Tadi bapak dan anaknya langsung dibawa naik mobil," ujar DM kepada sukabumiupdate.com.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, lanjut DM, kecelakaan bermula ketika sebuah angkutan kota (angkot) berhenti di sisi kiri jalan arah selatan untuk menaikkan penumpang.

Baca Juga: 130 Pasien Masuk IGD RSUD Sekarwangi dalam 12 Jam, Didominasi Anak: Campak dan Demam

Pengendara Yamaha Jupiter MX yang melaju dari arah utara mendadak mengambil jalur kanan untuk mendahului angkot tersebut. Naas, dari arah berlawanan (selatan), melaju sepeda motor Honda Vario dengan kecepatan sedang hingga tabrakan tak dapat terhindarkan.

"Katanya tadi menurut kesaksian ibu-ibu di sana, ada angkot ke arah selatan di sebelah kiri berhenti karena ada penumpang naik. Terus bapak yang bawa Jupiter MX dari arah utara mau menyalip. Tidak tahu bagaimana, akhirnya adu banteng dengan motor Vario dari arah selatan," jelasnya.

DM menyebut, pengendara Honda Vario masih berada di lokasi ketika dirinya berada di tempat kejadian. Pemuda tersebut disebut masih dalam kondisi sadar dan sempat dapat berdiri, tetapi kemudian terlihat lemas saat dibopong warga.

"Yang Vario tadi masih ada di lokasi. Cuma sudah lemas, dibawa warga, dibopong. Masih sadar tadi, masih bisa berdiri," katanya.

Sementara itu, sejumlah barang milik anak sekolah yang menjadi korban disebut sempat dikumpulkan warga di sekitar lokasi, di antaranya sepatu, topi, tas serta makanan atau jajanan yang dibawanya.

"Anak SD, sepertinya mau ke sekolah di Kampung Pangsor. Tadi barang-barangnya seperti sepatu, topi, jajanan, tas sudah dikumpulkan warga," ungkap DM.

Baca Juga: Dua Sebutan untuk Ibu Kota Kabupaten Sukabumi

Warga lainnya berinisial EP juga membenarkan adanya kecelakaan tersebut. EP mengaku melihat kondisi sepeda motor yang mengalami kerusakan cukup parah saat melintas di lokasi.

"Iya, ada kecelakaan. Saya lihat sepeda motornya sudah ringsek dan korbannya sudah dibawa ke rumah sakit," kata EP.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan. Warga kemudian membantu mengamankan jalur agar kendaraan yang melintas tetap dapat berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas resmi para korban, kronologi pasti, serta kondisi medis terkini.

Berita Terkait
Berita Terkini