SUKABUMIUPDATE.com - Menurunkan berat badan tidak selalu sesederhana mengurangi porsi makan atau menghindari nasi. Banyak orang sudah merasa menjalani diet dengan disiplin, tetapi angka di timbangan tidak kunjung turun. Bahkan, pada beberapa kondisi, berat badan justru naik kembali.
Masalahnya bisa bukan pada kurangnya usaha, melainkan pada beberapa kebiasaan diet yang tanpa disadari justru membuat proses penurunan berat badan menjadi lebih sulit.
Berikut lima kesalahan diet yang cukup sering dilakukan dan cara memperbaikinya.
1. Mengurangi Makan Secara Terlalu Ekstrem
Salah satu kesalahan yang paling umum adalah memangkas asupan makanan secara drastis karena ingin mendapatkan hasil dengan cepat.
Padahal, tubuh tetap membutuhkan energi dan zat gizi untuk menjalankan berbagai fungsi. Diet yang terlalu ketat juga dapat membuat seseorang merasa sangat lapar sehingga lebih mudah mengalami makan berlebihan atau sulit mempertahankan pola makan tersebut dalam jangka panjang.
Yang bisa dilakukan: buat defisit kalori secara bertahap dengan tetap mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayuran, buah, sumber protein, biji-bijian, dan lemak sehat.
Baca Juga: Pilihan Sayuran Hijau yang Cocok untuk Menu Diet Sehat
2. Hanya Fokus pada Jumlah Kalori
Menghitung kalori memang dapat membantu mengontrol asupan energi. Namun, kualitas makanan juga penting.
Dua makanan dengan jumlah kalori yang sama belum tentu memberikan rasa kenyang dan kandungan nutrisi yang sama.
Yang bisa dilakukan: selain memperhatikan jumlah kalori, prioritaskan makanan yang kaya protein, serat, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya.
3. Menghindari Karbohidrat Secara Total
Karbohidrat sering dianggap sebagai penyebab utama kegagalan diet. Akibatnya, sebagian orang menghilangkan nasi, kentang, roti, atau sumber karbohidrat lainnya secara total.
Padahal, karbohidrat merupakan salah satu sumber energi bagi tubuh.
Yang bisa dilakukan: pilih sumber karbohidrat yang lebih kaya serat, seperti beras merah, gandum utuh, kentang, ubi, atau sumber karbohidrat utuh lainnya, dan sesuaikan porsinya dengan kebutuhan tubuh.
4. Tidak Memperhatikan Minuman
Banyak orang sudah mengatur makanan, tetapi lupa bahwa minuman juga dapat menyumbang cukup banyak kalori.
Minuman manis, kopi dengan tambahan gula dan krimer, minuman kemasan, serta minuman bersoda dapat membuat asupan energi harian meningkat tanpa memberikan rasa kenyang yang sama seperti makanan padat.
Yang bisa dilakukan: jadikan air putih sebagai pilihan utama. Jika mengonsumsi kopi atau teh, perhatikan tambahan gula, susu, sirup, atau bahan lain yang dapat meningkatkan kalorinya.
Baca Juga: 10 Buah Rendah Kalori yang Cocok untuk Program Diet
5. Kurang Tidur dan Kurang Bergerak
Diet bukan hanya soal makanan. Pola tidur dan aktivitas fisik juga berperan dalam upaya mengelola berat badan.
Kurang tidur dapat memengaruhi rasa lapar dan kenyang serta membuat seseorang lebih mudah memilih makanan tinggi kalori. Di sisi lain, terlalu banyak duduk dan minim aktivitas fisik membuat pengeluaran energi harian menjadi lebih rendah.
Yang bisa dilakukan: usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan tingkatkan aktivitas fisik sehari-hari. Tidak selalu harus olahraga berat; berjalan kaki, menaiki tangga, melakukan pekerjaan rumah, atau memperbanyak gerak juga dapat membantu meningkatkan aktivitas harian.
Berat badan yang sulit turun tidak selalu berarti kamu kurang disiplin. Bisa jadi ada kebiasaan diet yang justru membuat usaha menjadi kurang efektif.
Lima kesalahan yang perlu diperhatikan adalah makan terlalu sedikit, hanya fokus pada kalori, menghindari karbohidrat secara total, mengabaikan kalori dari minuman, serta kurang tidur dan kurang bergerak.
Kunci keberhasilan bukan diet yang paling ketat, melainkan pola hidup sehat yang bisa dilakukan secara konsisten dalam jangka panjang.
Baca Juga: Mykhailo Mudryk Resmi Gabung Tottenham, Dipinjam dari Chelsea hingga 2027
Sumber: NIDDK














