Lewat Wayang Sukuraga Khas Sukabumi, Mahasiswa KKN MAs Edukasi Siswa SD di Kota Batu tentang Bahaya Bullying

Sukabumiupdate.com
Kamis 13 Agu 2026, 09:58 WIB
Lewat Wayang Sukuraga Khas Sukabumi, Mahasiswa KKN MAs Edukasi Siswa SD di Kota Batu tentang Bahaya Bullying

Mahasiswa KKN MAs Kelompok 87 dari UMMI, Nadira Permata Sandi, memperkenalkan Wayang Sukuraga kepada siswa SD Negeri Gunungsari 01 Kota Batu. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Ada cara unik yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) kelompok 87 dalam menanamkan nilai moral sekaligus mengenalkan kebudayaan daerah.

Nadira Permata Sandi, mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), membawa kesenian khas daerahnya, Wayang Sukuraga, untuk mengedukasi para siswa di SD Negeri Gunungsari 01, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam sesi pembiasaan pagi literasi dan numerasi pukul 07.00 hingga 07.30 WIB ini dikemas dalam bentuk aksi mendongeng interaktif. Nadira mengusung materi bertajuk "Saling Menghargai Antar Sesama, Stop Bullying" guna mencegah aksi perundungan di lingkungan sekolah sejak dini.

Wayang Sukuraga sendiri merupakan kesenian wayang ciptaan seorang seniman asal Sukabumi yang bernama Fendi Sukuraga. Berbeda dengan wayang pada umumnya, Wayang Sukuraga menggunakan karakter berupa panca indra dan anggota tubuh manusia sebagai lakonnya.

Dalam pertunjukannya, Nadira memainkan beberapa tokoh utama, seperti:

  • Tangan dan Mulut: Menggambarkan bagaimana tindakan dan ucapan manusia bisa bernilai kebaikan atau justru menjadi alat perundungan tergantung sikap pemiliknya.
  • Telinga: Berperan sebagai pihak yang menjadi sasaran olokan (korban bullying).
  • Mata: Bertindak sebagai sosok bijak yang mengamati situasi dan memberikan arahan positif kepada tokoh-tokoh lainnya.

Melalui perantara media wayang ini, pesan-pesan moral mengenai bahaya ucapan kasar dan perlakuan buruk dapat disampaikan secara efektif tanpa membuat para siswa merasa bosan.

Inovasi edukasi berbasis budaya ini disambut hangat oleh para siswa SD Negeri Gunungsari 01. Selain mendapatkan pemahaman penting mengenai dampak bullying, anak-anak juga mendapatkan pengalaman baru mengenal ragam seni pertunjukan daerah dari luar Jawa Timur. (adv)

Mahasiswa KKN MAs Kelompok 87 bersama guru dan siswa SD Negeri Gunungsari 01 Kota Batu berfoto usai kegiatan edukasi anti-bullying menggunakan media Wayang Sukuraga.Mahasiswa KKN MAs Kelompok 87 bersama guru dan siswa SD Negeri Gunungsari 01 Kota Batu berfoto usai kegiatan edukasi anti-bullying menggunakan media Wayang Sukuraga.

Berita Terkait
Berita Terkini